Home » Ilmu Bisnis » Trik Psikologi Pemasaran untuk Dongkrak Penjualan
Master tukang, tutorial pertukangan

Trik Psikologi Pemasaran untuk Dongkrak Penjualan

Trik Psikologi dalam Pemasaran untuk Dongkrak Penjualan. Beberapa orang termasuk dalam usaha penjualan, kita pasti ingin pelanggan atau calon pelanggan kita melakukan hal yang kita inginkan.

Mendengarkan penawaran kita, membaca email kita sampai membeli produk kita. Tidak banyak orang yang tahu ilmu bagaimana membuat orang lain mau melakukan sesuatu yang kita inginkan.

trik-psikologi-pemasaran

Namun sebagai pemilik bisnis dan pengusaha, Anda harus bisa membuat orang mau mendengarkan ucapan Anda, menyetujui pendapat Anda bahkan melakukan sesuatu yang Anda perintahkan. Dan berikut ini kami bagikan trik berdasarkan ilmu psikologi untuk membuat orang melakukan apa yang kita inginkan.

Psikologi Pemasaran: Gunakan Umpan

Jika Anda mengalami kesulitan dalam menjual produk dengan harga lebih mahal, maka pertimbangkan untuk menambah pilihan ketiga yang fungsinya untuk membuat harga yang lebih mahal. Sehingga produk yang Anda tawarkan terkesan lebih menarik karena lebih murah. Yang ketiga ataupun umpan, bisa menjadi pilihan dengan harga yang sama sebagai pilihan yang lebih mahal tapi kurang efektif.

Baca:  Rahasia Sukses Bisnis Rental Mobil

Psikologi Pemasaran: Kontrol Lingkungan

Saat Anda melakukan tawar menawar dengan seseorang, cobalah untuk mengajak mereka mengobrol di sebuah cafe atau tempat santai lainnya, bukan di sebuah ruang rapat atau konferensi. Sehingga lawan bicara Anda cenderung akan mengurangi agresinya. Orang akan cenderung lebih egois ketika mereka melihat barang yang sama dengan pekerjaan mereka.

Psikologi Pemasaran: Bantuan seseorang

Memberi sesuatu yang orang butuhkan akan membuat mereka merasa wajib untuk membalas budi. Ketika mereka menerima, mereka juga merasa harus memberikan hal yang sama.

Psikologi Pemasaran: Bahasa Tubuh

Jika ingin dikenang oleh lawan bicara, gunakan bahasa tubuh. Kita bisa meniru gaya duduk dan berbicara seseorang, untuk membuat mereka menyukai kita. Mereka mungkin tidak akan melihat kita yang menyalin sikap dan tingkah laku mereka.

Baca:  Tips Mengatur Modal Hutang Dari Bank

Psikologi Pemasaran: Bicara Cepat

Ketika seseorang tidak setuju dengan Anda, cobalah bicara dengan tempo yang lebih cepat. Sehingga mereka merasa hanya memiliki sedikit waktu untuk memproses apa yang kita katakan. Jika orang tersebut setuju dengan Anda, bicaralah lebih lambat, sehingga mereka memiliki waktu untuk mengevaluasi pesan kita.

Psikologi Pemasaran: Membuat Bingung

Anda mungkin sering menuliskan berapa potongan harga dari produk atau layanan yang Anda jual. Alih-alih membuat mereka tertarik, kenapa tidak menuliskannya dalam bentuk misal 10% atau 20%. Sehingga ini akan membuat mereka bingung karena harus menghitung harga asli yang harus mereka bayarkan. Ketika mereka tidak sempat menghitung, maka pikiran mereka hanya akan berpikir bahwa produk atau layanan tersebut sudah diberi harga yang jauh lebih murah.

Psikologi Pemasaran: Manfaatkan Kelelahan

Mintalah bantuan orang lain untuk membuat lawan bicara kita mau mengerti apa yang kita bicarakan dan membuatnya mau melakukan apa yang kita inginkan.

Baca:  Rahasia Megembangkan Bisnis Franchise Makanan

Psikologi Pemasaran: Gunakan Kata Kerja

Dengan menggunakan kata benda, maka Anda akan lebih memperkuat identitas sebagai anggota kelompok tertentu. “Seberapa penting kita menjadi seorang pemilih” akan jauh lebih baik ketimbang “Seberapa penting kita untuk memilih”

Psikologi Pemasaran: Menciptakan Rasa Takut

Orang yang mengalami kecemasan kemudian merasa lega biasanya akan merespon positif permintaan sesudahnya. Itu karena sumber daya kognitif mereka berpikir tentang bahaya potensial yang akan mereka dapatkan.

Psikologi Pemasaran: Fokus Pada Keinginan Konsumen

Selain itu, kita juga bisa mulai fokus pada apa yang mereka inginkan. Pada saat melakukan negosiasi, kita bisa menekankan kepada lawan bicara kita apa yang ingin mereka dapatkan dari penawaran kita. Fokuslah pada kebutuhan dan permintaan mereka. Tentu saja tanpa menghilangkan kebutuhan dan keinginan kita sendiri.

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *