Home » Jawa Timur » Bank JATIM Raup Laba Bersih Rp 368,7 M
Master tukang, tutorial pertukangan

Bank JATIM Raup Laba Bersih Rp 368,7 M

bank jatimBank JATIM Raup Laba Bersih Rp 368,7 M. Bank JATIM Raup Laba Bersih Rp 368,7 M. Kinerja PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) pada semester pertama 2012 cukup baik dengan membukukan laba bersih Rp 368,789 miliar. Sedangkan, pendapatan bunga bersih mencapai Rp 949,777 miliar. Direktur Utama Bank Jatim, Hadi Sukrianto mengatakan,  pihaknya yakin, target laba bersih Bank Jatim tahun ini akan bisa dicapai bahkan bisa lebih banyak lagi, mengingat, pertumbuhan aset serta kucuran pinjaman yang terus meningkat dari bulan ke bulan.

Seperti total aset per Juni 2012 mencapai Rp 30,23 triliun jika dibandingkan pada Juni 2011 lalu yang hanya Rp 24,44 triliun, meningkat 23,69 persen. “Pendapatan terbesar kami dari bunga pinjaman yang per Juni sudah sekitar Rp 18,08 triliun dibandingkan tahun lalu di bulan yang sama pertumbuhannya cukup signifikan yakni meningkat sekitar 22,84 persen.

Target kami tahun ini mampu mengucurkan kredit hingga Rp 19 triliun,” jelas Hadi di sela-sela paparan kinerja Bank Jatim Semester I/2012, kemarin (30/8). Ia mengatakan, manajemen optimistis, sampai akhir tahun ini, kondisinya akan terus membaik karena semakin membaiknya infrastruktur, seperti jaringan kantor dan mesin ATM terus bertambah, serta dukungan mobil kas keliling.

Baca:  Apindo Jatim Klaim Banyak Pengusaha Siapkan PHK dan Relokasi

“Kami tidak hanya fokus pada target pendapatan, juga pembangunan infrasruktur,” kata Hadi. Dengan infrastrukur yang semakin baik, dia menambahkan, itu akan mempermudah penyaluran kredit dan semakin mendekatkan masyarakat dengan Bank Jatim. Selain itu, dilakukan linkage
program dengan 69 Bank Perkreditan Rakyat (BPR). Ini semakin memudahkan penyaluran kredit.

“Hingga kini, dana yang sudah disalurkan melalui linkage program sudah mencapai Rp 183 miliar dari alokasi dana yang disediakan sebesar Rp 347 miliar,” ujar dia. Untuk linkage program, Hadi mengatakan, Bank Jatim memberikan batasan pada BPR dalam penyaluran kredit bunga maksimal sebesar 24 persen.

Dengan bunga itu, pengelola BPR sudah dapat untung yang cukup. Namun, belum semua BPR tertarik dengan linkage program. Ini karena pemiliknya memiliki dana yang cukup. Dalam kesempatan itu, Hadi juga mengungkapkan bahwa pihaknya akan meningkatkan pendapatan  nonbunga (fee based income) pada tahun 2013 dengan memperkuat electronic banking dan Sistem Transfer Kredit Elektronik (STKE) dengan BPR di wilayah Jatim. (za/rie/hen/jpnn)

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *