Home » Jawa Timur » Impor Jatim Tiga Kali Lebih Banyak dari Ekspor
Master tukang, tutorial pertukangan

Impor Jatim Tiga Kali Lebih Banyak dari Ekspor

impor jatimImpor Jatim Tiga Kali Lebih Banyak dari Ekspor. Walaupun Jawa Timur menjadi salah satu daerah produksi berbagai macam komoditas dan terdapat berbagai macam industri, namun kegiatan impor di Jatim masih besar, bahkan hampir tiga kali dari angka ekspornya. Demikian diungkapkan Jamhadi, Ketua Kadin Surabaya, kepada Radar Surabaya, Kamis (23/8).

Ia menjelaskan, impor Jatim masih banyak mengimpor berbagai macam komoditas yang belum bisa dipenuhi oleh produksi lokal. Berdasarkan data Kadin selama satu  bulan terakhir, terjadi kegiatan bongkar muat barang yang mencapai 541 ribu ton meter kubik. Itu terbagi atas 361 ribu ton meter kubik barang yang dibongkar dan 180 ribu ton meter kubik barang yang dimuat untuk perdagangan luar daerah maupun yang diekspor.

“Dari angka tersebut, jumlah barang yang dibongkar lebih banyak dari pada yang dimuat untuk diperdagangkan ke luar daerah maupun ke luar negeri. Angkanya hampir separuhnya,” jelasnya. Dari 361 ribu ton meter kubik barang yang dibongkar tersebut, 286 ribu ton meter kubik merupakan barang-barang yang diimpor dari luar negeri. Sedangkan, 75 ribu ton meter kubik sisanya merupakan barang yang datang dari luar daerah di  Indonesia.

Baca:  Kredit UMKM Jatim Meningkatkan Kinerja Keuangan Perbankan

Sementara itu, 180 ribu ton meter kubik barang yang dimuat dari Surabaya, 109 ribu ton meter kubik adalah barang yang diekspor ke luar negeri, dan 71 ribu ton meter kubik sisanya untuk perdagangan antardaerah. Perbandingan antara aktivitas dan jumlah barang impor jatim dan diekspor sekitar 3:1, kebanyakan merupakan bahan konsumsi dan bahan baku. “Sekitar 60 persen barang konsumsi di sini diimpor dari luar negeri. Itu karena produksi lokal belum dapat memenuhi permintaan kebutuhan tersebut,” ujar Jamhadi.

Jenis-jenis komoditas impor jatim dari luar negeri yaitu minyak goreng, pupuk, terigu, beras, kedelai, dan beberapa jenis bahan baku. Sedangkan, jenis barang yang mendominasi untuk diekspor ke luar negeri seperti alas kaki, mebel, udang, dan hasil laut atau rumput laut. “Karena masih
tingginya barang-barang impor jatim dan masih rendahnya ekspor tersebut, Jatim masih tertolong perdagangan antarpulau yang saat ini semakin pesat,” tandas Jamhadi. (nur/rie/hen/jpnn)

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *