Home » Jawa Timur » Jatim Raih Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik
Master tukang, tutorial pertukangan

Jatim Raih Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik

jatim raih penghargaan KIP
foto:radarsurabaya

Jawa Timur kembali mengukir prestasi di bidang Keterbukaan Informasi Publik (KIP). Setelah tahun 2011 berhasil menyabet Juara Pertama Kategori Informasi yang Wajib Diumumkan, kini berhasil meraih Juara Pertama Kategori Pelayanan Penyediaan Informasi Setiap Saat. Penghargaan itu diserahkan Ketua Komisi Informasi Pusat Usman Abdhali Watik kepada Sekretaris Daerah Provinsi Jatim Rasiyo pada Peringatan Hari Hak untuk Tahu Sedunia di Hotel Garden Palace, Rabu (3/10) malam.

Sekdaprov Jatim mengatakan, keberhasilan Jatim meraih juara pertama sudalam dua tahun berturut-turut di bidang Keterbukaan Informasi Publik merupakan kerja keras Pemprov bersama Pemkab/Pemkot dalam menyediakan keterbukaan informasi yang diaplikasikan dengan pembentukan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID).

Menurut Rasiyo, keterbukaan informasi publik adalah bentuk demokrasi baru sesuai UU Nomor 14/2008. Demokrasi baru diartikan, masyarakat tak perlu lagi melakukan aksi unjuk rasa (demonstrasi) karena setiap saat masyarakat dapat meminta dan memperoleh informasi yang dibutuhkan. “Jadi tidak perlu lagi unjuk rasa, cukup minta informasi, baik lewat online atau datang langsung kepada Badan Publik, lalu PPID Badan Publik itu yang menjawabnya,” pesan dia.

Baca:  Daftar Pemilih Sementara Pilgub Jatim 2013 Hampir 30 Juta Pemilih

Dikatakan, PPID bertanggung jawab atas penyimpanan, pendokumentasian, penyediaan, dan pelayanan informasi di Badan Publik untuk melaksanakan UU tentang KIP. Tujuannya agar masyarakat dapat berpartisipasi langsung terhadap kebijaksanaan, kegiatan, dan keputusan yang diambil Badan Publik. Sejauh ini, kata dia, seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemprov telah memiliki PPID.

Untuk Pemkab/Pemkot se-Jatim, baru 16 yang memiliki PPID, sedangkan 22 Pemkab/Pemkot sisanya akan terus didampingi untuk membuat PPID. Sementara itu, Wakil Ketua Komisi Informasi Pusat Usman Abdhali Watik mengatakan, penghargaan diberikan kepada Badan Publik yang memberikan layanan informasi terbaik di tingkat pusat yaitu kementerian dan lembaga, maupun di tingkat provinsi.

Baca:  27 Pemda di Jatim Tidak Dapat Jatah CPNS 2013

Sejatinya, penghargaan telah diberikan oleh Wakil Presiden RI Boediono, beberapa saat yang lalu. Usman menjelaskan, semula penghargaan hanya terdiri atas satu kategori saja, yaitu kategori informasi yang wajib diumumkan secara berkala sesuai Pasal 9 UU KIP. Tahun ini ditambah satu kategori, yaitu kategori pelayanan penyediaan informasi yang tersedia setiap saat sesuai Pasal 11 UU KIP.

Yang istimewa, lanjutnya, Jatim berhasil meraih juara pertama kategori informasi yang wajib diumumkan secara berkala tahun lalu. Pada tahun ini, Jatim berhasil meraih juara pertama kategori pelayanan penyediaan informasi yang tersedia setiap saat. “Jatim luar biasa. Saya ucapkan selamat kepada Jatim. Semoga dapat menginspirasi provinsi lain,” pujinya.

Baca:  Pabrik Rokok Jatim yang Gulung Tikar Mencapai 1.468

Dalam acara tersebut, diumumkan 10 nominasi Badan Publik terbaik yang terbagi atas Badan Publik milik Pemprov Jatim dan Badan Publik milik Pemkab/Pemkot se-Jatim. Untuk Badan Publik milik Pemprov, juara pertama diperoleh Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda), juara kedua Dinas Kominfo, dan juara ketiga Biro Humas dan Protokol.

Sedangkan untuk kategori Badan Publik terbaik milik Pemkab/Pemkot se- Jatim, juara pertama adalah Pemkot Surabaya, juara kedua Pemkot Malang, dan juara ketiga Pemkab Banyuwangi. Acara itu dihadiri oleh Asisten IV Setdaprov Jatim Dr. H. Akhmad Sukardi, MM, juga Ketua Komisi Informasi Provinsi Jatim Djoko Tetuko. (rou/rie/kin/jpnn)

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *