Home » Jawa Timur » Jawa Timur Favorit Investor Asing
Master tukang, tutorial pertukangan

Jawa Timur Favorit Investor Asing

Jawa Timur – Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat Jawa Timur dan Banten masih menjadi surga investor untuk menanamkan modalnya. Baik investor dalam negeri maupun asing.

Ini terlihat dari realisasi investasi di triwulan II-2012. Demikian diungkapkan Charib Basri, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) kepada wartawan di kantornya, Jakarta, kemarin (25/7). “Berdasarkan lokasi tempat investasi penanaman modal dalam negeri (PMDN) dan penanaman modal asing 9 PMA), Banten masih merupakan tempat paling banyak dijadikan investasi dalam negeri, sementara Jatim menjadi tempat investasi paling banyak bagi investor asing,” kata Chatib

Dikatakan Chatib, berdasarkan realisasi PMDN pada triwulan II-2012, investasi di Banten mencapai Rp 3,6 triliun (17,3 persen), tempat kedua diduduki Riau dengan investasi PMDN mencapai Rp 3,5 triliun (16,9 persen), disusul Jawa Timur (Jatim) Rp 3 triliun (14,7 persen), lalu DKI Jakarta Rp 2,6 triliun (12,4 persen), dan Kalimantan Timur Rp 900 miliar (4,5 persen).

Baca:  Ketua Takmir Mesum di Masjid di Gerebek Warga

“Sementara untuk investasi asing, investasi di Jatim mencapai US$ 0,9 miliar (15,2 persen), disusul Jawa Barat US$ 0,9 miliar (15,1 persen),  kemudian Banten US$ 0,8 miliar, Papua US$ 0,7 miliar (10,9 persen), lalu Kalimantan Timur US$ 0,6 miliar (9,4 persen),” tegas Chatib.

BKPM juga mencatat jika realisasi penanaman modal di luar Jawa pada kuartal II-2012 sebesar Rp 34,7 triliun Jumlah ini menurun Rp 1,6 triliun dibanding dengan periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp 33,1 triliun. “Penurunan tersebut karena investor beralih dari sektor pertambangan dan perkebunan ke Jatim … sektor manufaktor,” kata Chatib.

Menurut dia, turunnya harga komoditas membuat sektorsektor tersebut beralih ke industri manufaktur. “Namanya reverse effect. Kalau semua turun itu pindah ke manufaktur,” imbuhnya. Sedangkan untuk investasi di Pulau Jawa tercatat mengalami peningkatan menjadi Rp 42,2 triliun dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp 289 triliun.

Sebagai informasi, realisasi penanaman modal pada kuartal II-2012 sebesar Rp76,9 triliun. Total tersebut yang terdiri dari Rp 20,8 triliun  merupakan PMDN dan PMA Rp 56,1 triliun.

Baca:  Industri Manufaktur Jatim Sektor Andalan Ekspor

Sementara itu, jika dikalkulasikan secara keseluruhan pada semester I-2012, yaitu Januari hingga Juni, realisasi penanaman modal sudah mencapai Rp 148,1 triliun. Jumlah tersebut terdiri dari PMDN sebesar Rp 40,5 triliun dan PMA sebesar Rp 107,6 triliun.( rm/jpnn/hen)

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *