Home » Jawa Timur » Pelindo III Ujicoba Tiga Jembatan Timbang
Master tukang, tutorial pertukangan

Pelindo III Ujicoba Tiga Jembatan Timbang

jembatan timbang pelindo IIIPT Pelabuhan Indonesia ( Pelindo III ) mulai mengujicobakan tiga unit jembatan timbang di lingkungan Pelabuhan Tanjung Perak. Ketiga unit jembatan timbang itu diujicobakan di pintu masuk (gate in) Terminal Jamrud, lapangan penumpukan Terminal Jamrud Utara, dan pintu keluar (gate out) Jamrud Selatan.

Manajer Humas PT Pelindo III Edi Priyanto, menyebutkan, uji coba jembatan timbang ini bekerja sama dengan Berlian Jamrud Terminal Indonesia
(BJTI). “Tujuannya untuk menghindari antrean truck yang keluar masuk dermaga,” kata Edi di Surabaya, kemarin (5/9). Edi menambahkan, jembatan timbang ini untuk menunjang sarana bongkar muat di Terminal Jamrud Utara.

Selain itu, jembatan ini dioperasikan bertepatan dengan kedatangan kapal Panamax, Yasa H Mulla di Terminal Jamrud Utara mulai kemarin.  Kebetulan kapal berbendara Lousiana Amerika Serikat ini memuat 37.884 soyabean meal. Dan tiga jembatan timbang anyar yang beroperasi sejak 4 September lalu diharapkan bisa menunjang aktivitas bongkar muat di Tanjung Perak.

Baca:  Pembangunan Tahap I Pelabuhan Manyar Gresik Dianggarkan 7 Triliun

Keberadaan jembatan timbang ini ditegaskan sebagai penyedia jasa. Dan bukan pengambil kebijakan apabila truck melebihi kapasitas muatan. Jasa timbang hanya memberi referensi bobot angkutan truck kepada kapal yang membawa muatan. Selain itu, pemilik barang bisa mengetahui muatan yang diangkut truck. Ketiga jembatan timbang anyar itu belum tentu permanen dioperasikan di BJTI.

Edi menegaskan akan ada evaluasi. “Tentunya evaluasi itu menyangkut efektivitas, kecepatan produktivitas, dan keamanan,” ungkap Edi. Kapasitas jembatan timbang anyar ini mencapai 70.000 kilogram dengan daya baca 10 kilogram. Pelindo III tidak memungut biaya selama uji coba jembatan timbang buatan Jerman itu.

Perlunya dioperasikan jembatan timbang ini untuk menghindari antrean truck yang melakukan penimbangan di Prapat Kurung. “Selama ini semua truck dari seluruh terminal melakukan penimbangan muatan di Prapat Kurung. Akibatnya, antrean panjang memenuhi jalan, dan sekarang kita pecah antrean penimbangan di tempat yang berbeda,” urai pria kelahiran Klaten, Jawa Tengah itu.

Jembatan timbang ini difokuskan bagi truck muatan curah kering yang hendak masuk kapal Roro di Jamrud Utara. Posisi tiga unit jembatan timbang di Terminal Jamrud ini terletak di pintu masuk III Pelabuhan Tanjung Perak (gate in), di lapangan penumpukan Terminal Jamrud Utara depan Gudang 102 (gate out), dan pintu keluar Jamrud Selatan depan Gudang 125 (gate out). (rif/hen/jpnn)

Baca:  BUMD Jatim yang Merugi Direkomendasikan Dilikuidasi

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *