Pilgub Jatim Gus Ipul Mendapat Dukungan Dewan Syuro PKB. PKB agaknya menjadi partai yang sarat dengan dinamika internal. Kendati secara struktural PKB mendukung Khofifah maju Pilgub Jatim. Akan tetapi Dewan Syuro PKB mempunyai pilihan yang berbeda.
Dewan Syuro PKB merasa tidak dilibatkan oleh partai ketika melakukan penjaringan cagub Jatim. keputusan PKB itu membuat Dewan Syuro PKB kecewa. Sehingga, mereka memutuskan menggelar penjaringan sendiri. “Hasilnya, kami mendukung Gus Ipul (Wakil Gubernur Saifullah Yusuf, red) untuk maju pilgub. Kami tidak mempermasalahkan apakah beliau sebagai calon gubernur (cagub) atau calon wakil gubernur (cawagub),” kata Ketua Dewan Syuro DPW PKB Jatim, KH Abdussalam Mujib, kemarin (13/1).
Dewan Syuro PKB Jatim ini menggelar pertemuan hampir dua jam di Pondok Pesantren Tarbiyatun Nasyi’in, Pacul Gowang, Kecamatan Diwek, Jombang, kemarin (13/1). Menurut Abdussalam Mujib yang juga pengasuh Ponpes Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo, Dewan Syuro yang mayoritas para kiai itu memang cenderung memberi cek kosong kepada Gus Ipul.
Sehingga, meski nantinya Gus Ipul menjadi cagub ataupun cawagub, mereka akan tetap mendukung. ’’Tapi kalau bisa, kita berharap Gus Ipul maju sebagai cagub dan Khofifah wakilnya. Tapi ini masih akan diproses lebih lanjut,’’’ ujarnya.
Namun jika harus mendukung satu, maka para kiai itu bertekad mendukung Gus Ipul. ’’Gus Ipul lebih berpengalaman dalam hal pemerintahan daerah, jadi sudah teruji. Kalau Khofifah belum,’’ ucap Abdussalam Mujib.
Selain itu, lanjut dia, para kiai sepuh juga masih ada yang belum bisa menerima dipimpin oleh perempuan. ’’Memang ada kiai yang tidak mau dipimpin perempuan. Aspirasi itu harus kita dengar juga,’’ sambung Abdussalam.
Selain KH Abdussalam Mujib, sejumlah pengurus Dewan Syuro PKB Jatim juga turut hadir dalam pertemuan tertutup itu. Di antaranya Sekretaris Dewan Syuro KH Muqorrobin (Ngawi), KH Mas Yusuf Muhajir (Surabaya), KH Suharbillah (Gresik), KH Muhsin Nurhadi (Surabaya), KH Mas Nidzom (Surabaya), KH Mas Said Aly (Surabaya), dan KH Mujtaba (Pasuruan).
Keputusan yang berbeda antara Partai dengan Dewan Syuro PKB Jatim tentu berpotensi merugikan cagub yang diusung oleh struktural PKB. Perpecahan ini juga disinyalir bisa memecah suara nahdliyin yang punya harapan besar untuk mengantarkan kadernya memimpin Jawa Timur. (radargresik/jpnn.com/BJ, edtr:adit)
Berita Gresik dan Jawa Timur Berita Surabaya dan Berita Jatim Terbaru 
akhirnx kepelukan pakdhe jg gus ipul,,,karsa jilid 2!