Home » Nasional » 4 Gejala Khas Pembeda Virus Zika dan DBD
Master tukang, tutorial pertukangan

4 Gejala Khas Pembeda Virus Zika dan DBD

Beberapa pakar kesehatan melihat adanya kesamaan gejala antara demam berdarah dengan demam Zika. Kedua jenis demam ini diawali dengan suhu yang naik drastis lalu turun serta linu hebat pada persendian dan tulang. Terkadang juga disertai mual, pusing, rasa tidak nyaman di perut, dan juga bisa ditemui rasa lemah dan lesu yang hebat.

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta dr Koesmedi, SpOT menegaskan ada beberapa kesamaan gejala awal yang membuat Zika teridentifikasi sebagai demam berdarah dengue (DBD).Sebenarnya ada beberapa gejala khas yang bisa digunakan membedakan keluhan infeksi virus Zika dengan penyakit demam berdarah dengue. Inilah beberapa tanda khusus virus zika tersebut:

  1. Demam pada virus Zika cenderung tidak terlalu tinggi, kadang maksimal berada pada suhu 38 derajat Celsius. Demam pada virus Zika cenderung naik turun sebagaimana gejala demam berdarah, tetapi tidak terlalu tinggi.
  2. Munculnya beberapa ruam pada kulit yang berbentuk makulapapular atau ruam yang melebar dengan benjolan tipis yang timbul (dapat diraba). Terkadang ruam tersebutakan meluas dan membentuk semacam ruam merah tua dan kecoklatan yang mendatar dan menonjol.
  3. Munculnya rasa nyeri pada sendi dan otot. Kadang akan disertai dengan lebam dan bengkak pada sendi dan otot seperti ketika kita terbentur dan keseleo ringan.
  4. Sering muncul keluhan infeksi mata seperti konjungtivitas dengan mata kemerahan. Terkadang warna sangat kuat pada bagian dalam kelopak sebagai tanda adanya ruam pada bagian dalam kelopak mata.
Baca:  Belum Usai Virus Zika,Kini Sudah Muncul Flu Babi

Meskipun beberapa pakar belum mengirim pernyataan bahwa penyakit ini tidak berbahaya, sampai hari ini tidak ada kasus kematian yang muncul karena infeksi virus Zika. Penyakit akibat virus ZIka hingga saat ini masih terus diteliti. Namun, hingga sekarang, demam Zika tidak menandakan sebagai penyakit berbahaya, kecuali adanya masalah gangguan sendi, sakit kepala hebat, dan ruam yang membuat kulit terasa kurang nyaman dan gatal.

Penyakit ini memerlukan masa inkubasi 3 hari sebelum serangan. Penyakit karena virus ZIka ini juga sering kali sembuh dengan sendirinya tanpa pengobatan medis yang serius. Dalam kondisi tubuh dan imunitas yang baik, penyakit akibat infeksi virus Zika dapat pulih dalam waktu 7 sampai 12 hari.

Baca:  Bisnis Gelap Jual Beli Ginjal, Benarkah Rumah Sakit Besar Ikut Telibat?

Orang yang menemukan kasus ini untuk pertama kali di Jambi pada 2015, Deputi Direktur Eikjman Institute Dr. Herawati Sudoyo Ph.D tidak menyarankan asupan vitamin khusus seperti yang selama banyak dibicarakan banyak orang. Dari penelitian yang ada, ia hanya mengatakan bahwa multivitamin tidak ada gunanya.

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *