Home » Nasional » Apa Beda MKD DPR dengan Nikita Mirzani?
Master tukang, tutorial pertukangan

Apa Beda MKD DPR dengan Nikita Mirzani?

Apa Beda MKD DPR dengan Nikita Mirzani?.Dalam sebulan ini publik dihebohkan dengan dua berita panas sekaligus yakni Sidang MKD DPR dan berita pelacuran artis yang melibatkan Nikita Mirzani.

Meskipun sangat berbeda peristiwa dan kasusnya, para pengamat dan netizen mulai membandingkan keduanya.

Kritik keras publik terhadap Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) semakin tak terbendung. Ragam kritik tersebut semakin pedas paskapersidangan ketua DPR Setya Novanto yang diduga mencatut nama Jokowi – JK digelar tertutup.

Penggerebekan artis panas Nikita Mirzani (Niki) dan Puty Revita terkait kasus prostitusi, Kamis 10 Desember malam, ikut mewarnai bumbu-bumbu kritik terhadap yang mulia para anggota MKD.

Momentum penangkapan dua artis terlibat prostitusi online malam itu menginspirasi seorang penulis Denny Siregar yang diunggah melalui akun facebooknya.

Baca:  Anas dan Antasari Korban Kriminalisasi SBY?

Dia menganggap Niki benar-benar paham hukum ekonomi ada uang ada barang, ada permintaan ada penawaran. Hal itu, lanjut dia, merupakan hukum klasik di dunia kapitalis.

Penulis itu juga mengaku tidak kaget jika harga ‘bookingnya’ sampe 120 juta. Dia menganggap menjadi artis itu tidak mudah karena biaya yang keluar untuk menaikkan gaya hidup, nongkrong di club mewah di mana banyak pasien berkantong tebal juga mahal.

Dia juga menyebut model kerja MKD dan dua artis yang ditangkap malam itu sama. “Pelacur? Hahahaha… Kasian sekali orang yang ngomong begitu. Coba liat orang-orang DPR, mulai dari anggota sampe Ketua sampe Mahkamah mereka. Apa sebutan untuk mereka ? Yang mulia ? Kenapa mereka disebut Yang Mulia sedangkan mba disebut Pelacur ? Kan model kerjanya sama aja…” tulisnya.

Baca:  Skak Mat!, Kebohongan Ketua BPK Diungkap Orang Ini

Lebih jauh Denny menjelaskan letak kesamaan keduanya, “Sama-sama memanfaatkan peluang dan aji mumpung. Sama-sama menjual diri kepada siapa saja yang mau membeli. Sama-sama punya harga, semakin tinggi jabatan dan semakin terkenal, maka semakin naik juga harganya. Apa bedanya?”.

Tulisan yang diunggah Denny Siregar di akun facebooknya itu menyedot banyak pembaca dan komentar facebooker lainnya. “Semua perlu duit, tapi sekecil apapun uang yang didapat secara halal akan berkah dan cukup untuk biaya hidup tapi sebanyak apapun uang yang didapat dengan cara haram akan habis seketika untuk gaya hidup…” tulis Fichyllia Ayunda Putri.

Abd Rifai menulis komentar bernada bijak, “Semua orang boleh berpendapat, tergantung dari mana cara memandangnya, dan hidup ini pillhan mau jalan lurus silahkan, mau belok silahkan, tapi ingat semua itu akan dimintai pertanggungjawaban.”

Baca:  Nikita Mirzani Ditangkap Saat Mau Telanjang Siap Pakai

Sementara Joko Smart Cara mengapresisasi pemikiran Danny Siregar, “Pandang dan penyampaian yang luar biasa….” tulis Joko.

RIIMANEWS

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *