Home » Nasional » Tarif Tol Suramadu Dipangkas 50%, Jokowi Ingin Madura Maju
Master tukang, tutorial pertukangan

Tarif Tol Suramadu Dipangkas 50%, Jokowi Ingin Madura Maju

Biaya Tol Suramadu Dipangkas 50%, Jokowi Ingin Madura Maju. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimoeljono menargetkan tarif baru tol jembatan Suramadu, Jawa Timur berlaku bulan ini. Biaya baru ini meliputi pemangkasan tarif sesuai arahan Presiden Joko Widodo.

“Mulai bulan ini berlaku,” kata Menteri BasukiĀ  saat ditemui usai acara CIMB Niaga di Hotel Ritz Calton, Jakarta, Kamis, 4 Februari 2016. Basuki akan mengeluarkan Surat Keputusan Menteri Pekerjaan Umum untuk tarif baru ini.

tarif jembatan suramadu

Dia mengatakan tol jembatan Suramadu tidak mungkin gratis karena memerlukan biaya pemeliharaan. Selain itu jika tarif tol tak berbayar akan mematikan usaha penyeberangan dari kota Surabaya ke pulau Madura. Basuki menuturkan Badan Pengelola Jalan Tol (BPJT) saat ini sedang mengkaji besaran penurunan tarif.

Baca:  Kepala Bin Segera Diganti, Nasib Sutiyoso Diujung Tanduk?

“Minimal (beban tarif) untuk bisa pemeliharaan ringan,” kata Basuki. Penurunan tarif ini, akan mempertimbangkan usaha penyeberangan agar tidak mati.

Pembangunan tol jembatan Suramadu sempat mendapat protes dari masyarakat karena akan mematikan bisnis penyeberangan. Untuk itu Basuki menepis potensi pembebasan biaya masuk jalan tol tersebut. Selain motor, tol Jembatan Suramadu berbayar untuk semua kendaraan termasuk kendaraan pribadi. “Paling kecil mungkin 50 persen dan tidak mungkin untuk digratiskan. Presiden bilang turunkan sebesar-besarnya.”

Sebelumnya Presiden meminta penurunan tarif tol jembatan Suramadu lebih kecil atau sama dengan 50 persen. Keputusan ini diambil dalam rapat terbatas mengenai pengembangan wilayah Suramadu di Kantor Presiden, kemarin.

Penurunan ini berlaku untuk kendaraan roda empat yang tarif sebelumnya mencapai Rp 90 ribu untuk truk besar, Rp 60 ribu untuk truk sedang, dan Rp 30 ribu untuk sedan. Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan dalam ratas, ada dua opsi yang dibahas, pertama, tarif tol menjadi gratis dan kedua, tarif tol diturunkan.

Baca:  Rupiah Terus Menguat, Kurs Rupiah Rp. 13.330 Terhadap Dolar

“Akhirnya diputuskan untuk diturunkan dengan berbagai pertimbangan,” katanya, Rabu, 3 Februari 2016.

Gubernur Jawa Timur Soekarwo mengatakan keputusan pemerintah pusat ini sangat menguntungkan warga Jawa Timur. Tarif yang berlaku selama ini membuat berbagai barang yang masuk ke Surabaya dari Madura dan sebaliknya menjadi lebih mahal. “Sehingga daya saing produk-produk Madura jadi rendah, saya kira ini keputusan bagus,” katanya.

Soekarwo mengatakan pemerintah daerah masih akan merinci kalkulasi penurunan tarif tersebut. Tapi, skema yang akan digunakan adalah penurunan harga lebih kecil atau sama dengan 50 persen.

TEMPO | ALI HIDAYAT | ANANDA TERESIA

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *