Home » Nasional » Kabar Duka, Pak Basofi Sudirman Meninggal Dunia
Master tukang, tutorial pertukangan

Kabar Duka, Pak Basofi Sudirman Meninggal Dunia

Pak Basofi Sudirman Meninggal Dunia. Kabar duka mengejutkan warga Jawa Timur. Mantan Gubernur Jatim Basofi Sudirman, dikabarkan telah meninggal dunia di RS Medistra Jakarta, pukul 11.00 WIB.

“Baru saja ada kabar, bapak kita yang pernah menjadi Gubernur Jawa Timur (Basofi Sudirman) dipanggil Allah SWT,” kata Ketua DPRD Jatim Abdul Halim Iskandar, Senin (7/8/2017).

Pelantun lagu ‘Tidak Semua Laki-Laki’ ini sebelumnya telah lama sakit dan dirawat di Rumah Sakit Adi Waluyo, Menteng, Jakarta Pusat.

“Kita doakan, bagi yang muslim kita baca surat Al Fatihah,” pinta Halim.

Basofi Sudirman, pria asal Bojonegoro, ini masuk rumah sakit sejak, Sabtu (6/5/2017) lalu. Basofi sakit karena usianya yang sudah tua. Selain itu, tekanan darah tinggi juga mempengaruhi kondisinya. 

Politisi yang juga penyanyi kawakan ini meninggalkan banyak kenangan di panggung politik dan hiburan tanah air.

“Tidak semua laki-laki bersalah padamu. Contohnya aku mau mencintaimu. Tapi mengapa engkau masih ragu,” demikian lirik lagu ‘Tidak Semua Laki-laki’ yang fenonemal. Lagu ini diciptakan pencipta lagu dangdut senior Leo Waldy dan dinyanyikan oleh Basofi Sudirman.

Baca:  Data Kecelakaan Lion Air Dari Tahun ke Tahun

Lagu itu sama fenomenalnya seperti perjalanan hidup Basofi Sudirman, jenderal bintang dua ini menjadi pimpinan daerah di dua provinsi yang berbeda. Basofi Sudirman telah tiada, namun masih banyak yang memutar penampilannya dalam video klip yang sederhana di Youtube.

Basofi Sudirman lahir di Bojonegoro, Jawa Timur, pada 20 Desember 1940 silam. Ia adalah putra dari Letjen TNI (Purn) H Soedirman, yang merupakan tokoh nasional dari Kabupaten Bojonegoro.

Dikutip dari berbagai sumber, Basofi Sudirman pernah menjabat sebagai Kasdam I/Bukit Barisan pada tahun 1986-1987. Setelah itu ia menjabat Wakil Gubernur DKI Jakarta masa bakti 1987-1992. Setelah itu ia menjabat Gubernur Jatim untuk periode 1993-1998.

Biografi Basofi Sudirman

Basuki Sudirman lahir di sebuah desa di Bojonegoro, Ngrawuh, 76 tahun silam. Karena ayahnya seorang tentara, sejak kecil ia sudah bercita-cita jadi tentara. Sang ayah kerap mengajaknya melihat aktivitas latihan tentara.

Basofi kecil pun sudah harus ikut mengungsi zaman mempertahankan kemerdekaan. Meskipun demikian, Basofi tetap menempuh pendidikan mesti harus kerap berpindah mengikuti tugas ayahnya. Setelah lulus SMA ia masuk ke Akademi Militer di Magelang, Jawa Tengah.

Lulus dari Akmil tahun 1963, ia mulai berkarier di militer. Ia pernah memimpin Komandan Detasemen Tempur Kopasandha (1971-1972), Komandan Batalyon 412 Brawijaya (1973-1974), Komandan Brigade Infanteri Lintas Udara 18/Kostrad (1981-1983).

Ia juga pernah Komandan Kodim 0824/Jember (1977-1978), Asisten Teritorial Kodam IV/Brawijaya (1983-1984), Komandan Korem 083/Baladhika Malang (1984-1986), dan Kasdam Kodam I/Bukit Barisan (1986-1987), sebelum akhirnya ditarik ke Mabes ABRI.

Selain itu dia punya segudang pengalaman lainnya. Meski karier politiknya melesat kencang, ia memilih pensiun di usia 47 tahun. Karier di militernya ditutup dengan sebuah langkah memasuki dunia politik. Ia masuk Golongan Karya (Golkar). Karier di dunia politiknya pun tak kalah kencangnya. Ia pernah menjabat Ketua DPD Golkar DKI jakarta dan pada tahun 1987 diangkat menjadi Wakil Gubernur DKI Jakarta, dan akhirnya angin politik membawanya menjadi Gubernur Jawa Timur.

Selamat jalan Basofi Sudirman, ‘tidak semua laki-laki’ sukses di militer dan politik seperti Anda.

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *