Home » Nasional » Mantan Suami Regina Ngaku Diteror Orang Ahok, Anda Percaya?
Master tukang, tutorial pertukangan

Mantan Suami Regina Ngaku Diteror Orang Ahok, Anda Percaya?

Mantan Suami Regina Ngaku Diteror Orang Ahok, Anda Percaya?. Ancaman untuk menyeret Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang dilontarkan Ilal Ferhard, pengacara tersangka pengadaan Uninterruptible Power Supply (UPS) Fahmi Zulfikar, berbuntut panjang.

Mantan suami aktris Regina itu mengaku diteror orang tak dikenal setelah dirinya melontarkan ada dugaan keterlibatan Ahok dan Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi dalam kasus korupsi yang mengakibatkan kerugian hingga Rp50 miliar itu.

“Kamu jangan macam-macam ya, saya diperintahkan langsung Basuki Tjahaja Purnama,” ucap Ilal menirukan kalimat bernada ancaman tersebut saat dihubungi, Selasa (02/02/2016).

Dia mengaku, teror tersebut dilayangkan lewat sambungan telepon sebanyak dua kali. Pertama oknum tersebut menghubunginya, Sabtu pekan lalu, dan kedua kalinya Senin (01/02) kemarin.

Baca:  Caleg Gagal PKS Serang Anak Jokowi Hamil Diluar Nikah

“Tapi saya yakin, Ahok enggak mungkin segegabah itu. Lagi pula, masa pelaku tidak menyebut identitasnya, tapi siapa yang menyuruhnya? Bagi saya, ini cuma oknum yang mengatasnamakan Gubernur,” ungkapnya.

Ilal mengaku yakin nada ancaman tersebut ada kaitannya dengan pernyataan dia di Bareskrim Mabes Polri beberapa waktu lalu. Di mana saat itu dia menjelaskan, atas permintaan kliennya dia akan membeberkan bukti baru tentang keterlibatan Ahok dan Pras pada korupsi UPS.

“Besok klien saya akan serahkan bukti pertemuan Ahok dengan Prasetyo Edi Marsudi (Ketua DPRD DKI) dalam pemeriksaan lanjutan,” kata Ilal saat itu.

Menurut dia, Ahok melakukan pertemuan di ruang Prasetyo karena saat itu ada permintaan evaluasi perubahan APBD-P tahun anggaran 2014. Dikatakannya, bahwa politisi PDI Perjuangan itu mengakui kepada anggota dewan pada akhir Desember 2015 kemarin.

Baca:  Regina Bongkar Seks Brutal Farhat Abbas, Seperti Apa?

“Bukan dalam agenda resmi, berdua membicarakan masalah evaluasi dari Kemendagri perubahan APBD, diakui Pak Pras segera menjawab evaluasi. Nah ada revisi mengenai Rumah Sakit Sumber Waras di APBD-P bukan pembelian lahan tetapi rumah sakit. Direvisi pembelian sebagian lahan Rp800 miliar dan dimasukan pengadaan scanner dan UPS,” papar Ilal.

Rimanews

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *