Home » Nasional » Politik » Manuver Hilmi Aminuddin dari NII Menjadi Godfather

Manuver Hilmi Aminuddin dari NII Menjadi Godfather

Hilmi Aminuddin 300x200 Manuver Hilmi Aminuddin dari NII Menjadi Godfather Manuver Hilmi Aminuddin dari NII MenJadi Godfather PKS. Hilmi Aminuddin mengawali karier sebagai binaan BAKIN (Badan Koordinasi Intelijen Negara- sekarang BIN) karena aktivitas NII. Kini ia mengendalikan partai politik. Cara ‘bawah tanah’ tetap dilakukan untuk mengelola PKS. Dijuluki sang Godfather.

Pada senja Maret 2008, ada kisah tentang perdebatan Godfather antara Hilmi Aminuddin dan Didin Hafidhuddin. “Dalam dakwah itu nggak ada istilah bos, Godfather, semuanya sama kan?” Prinsip itu ditegaskan pendiri PKS, Didin. Dengan prinsip itulah, Ketua Badan Amil dan Zakat Nasional
(Baznas) yang pernah menjadi calon Presiden RI dari Partai Keadilan itu kemudian menemui Hilmi, Ketua Majelis Syura.

Didin tidak sendirian datang ke Padepokan Madani Center, Lembang, Bandung, Jawa Barat. Bersama Didin, ikut pula para tokoh PKS yaitu Daud Rasyid, Mashadi, Ihsan Tanjung, dan Tizar Zein. Mereka berangkat pagi-pagi dari Jakarta dan sampai Lembang ketika hari sudah sore. Didin cs merasa harus bertemu Hilmi karena kabar bos PKS itu sebagai Godfather di PKS sangat kencang saat itu. Mereka resah adanya isu PKS di bawah kepemimpinan Hilmi memperjualbelikan mahar untuk pilkada maupun pilpres.

Didin pun menasihati Hilmi agar arah politik PKS tidak pragmatis sampai harus menghalalkan segala cara seperti mafia. PKS harus tetap menjadi partai dakwah yang bersih dan islami. “Saya memberikan nasihat waktu itu karena begitu. Padahal kan seharusnya tidak ada Godfather, semuanya
sama kan. Saya ingin membuktikan itu saja,” kata Didin kepada majalah detik.

Didin menyatakan pertemuan dengan Hilmi Aminuddin berlangsung baik-baik saja. Tapi rumor yang beredar Hilmi marah mendapat nasihat dari Didin cs. Pascapemberian nasihat itu, Hilmi justru berbalik memperingatkan Didin. Para peserta pertemuan itu pun lalu keluar PKS satu per satu. Didin, Mashadi, Tizar Zein kini tidak lagi ada di PKS.

Setelah Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq ditangkap KPK karena kasus suap impor daging sapi, Didin pun minta agar kasus itu dijadikan pelajaran. “Dulu kita sudah peringatkan, sekarang kaget semua kan?” kata Didin.

Cara Hilmi Aminuddin menetap memang tidak lepas dari sepak terjangnya menjalani hidup. Hilmi terdidik sebagai orang yang hidup bawah tanah. Ia anak Danu Muhammad Hasan, salah satu komandan Negara Islam Indonesia (NII). Sumber majalah detik menyebutkan Danu merupakan bagian dari 32 petinggi NII yang turun gunung dan menyerah kepada pemerintah pada 1962.

Masa operasi yang digelar pada tahun 1971 hingga 1975 menangkap petinggi Neo NII. Namun Danu disembunyikan di BAKIN untuk membantu Ali Murtopo. Mantan Menteri Peningkatan Produksi Negara Islam Indonesia (NII) Imam Supriyanto memperkuat pernyataan sumber majalah detik. Menurut Imam, Hilmi memang orang NII. Imam diberitahu Imam NII ke-4 Adah Jaelani yang memimpin NII sebelum Panji Gumilang.

“Dia bilang Hilmi Aminuddin ini juga orang kita. Dia putra Pak Danu Muhammad. Pak Danu jabatan terakhirnya di DI/TII komandan divisi yang daerah operasinya sampai ke Pantura daerah Cirebon, Indramayu, Majalengka,” cerita Imam.

Sebagai anak Danu, Hilmi Aminuddin juga ‘dibina’ BAKIN. Ia yang awalnya nyantri di Pondok Pesantren Gontor lantas dikirim ke Madinah, Arab Saudi atas bantuan Ali Murtopo dan Pitut Soeharto. Ia sekolah di Fakultas Syariah Universitas Islam di Madinah pada 1973. Namun Hilmi, kata sumber majalah detik, sebenarnya menyempatkan diri untuk pergi ke Mesir. Makanya, pemikiran Ikhwanul Muslimin (IM) yang dimilikinya cukup kuat.

Gerakan IM sendiri dibawa Hilmi Aminuddin ketika pulang ke Indonesia sekitar 1978. Ia lantas bekerja sebagai Atase Agama Kedutaan Arab Saudi. Ia menyebarkan dakwah dengan jadi ustaz tanpa pondok pesantren. Dakwahnya mulai menyinggung mengenai gerakan IM di Indonesia. Pada tahun 1981 ia ditangkap pemerintah Orde Baru dalam operasi khusus. Hilmi ditahan selama 3 tahun di Rumah Tahanan Militer Cimanggis. Statusnya tidak pernah diajukan ke pengadilan hingga pada tahun 1984, ia dibebaskan bersama 12 elite pimpinan NII Komandemen Wilayah IX.

Ketua DPP PKS Mahfudz Siddiq membantah Hilmi Aminuddin merupakan binaan intelijen. Sejarah orang tuanya tidak semestinya terlalu dikaitkan dengan Hilmi. “Itu kan hanya sejarah masa lalu, yang berkaitan dengan orangtuanya yang sudah almarhum,” kata Mahfudz. Keluar dari tahanan, Hilmi membentuk Jamaah Ikhwanul Muslimin (JIM) cabang Indonesia pada 1983 bersama Salim Segaf Al Jufri, Abdullah Said Baharmus, dan H. Acep Abdusyakur.

Pasca-reformasi 1998, JIM cabang Indonesia membentuk Partai Keadilan. Partai ini kemudian mengikuti Pemilu 1999 dan memperoleh 7 kursi (1,37 persen). Mereka berhasil mendudukkan satu menteri dalam kabinet Presiden Gus Dur, yakni Nur Mahmudi Ismail sebagai Menteri Kehutanan dan Perkebunan (Menhutbun).

Sumber majalah detik menyebutkan Hilmi Aminuddin memiliki posisi strategis sejak Nur Mahmudi jadi menteri. Hilmi sering bermain proyek dengan Suripto, mantan staf BAKIN yang masuk ke PK. Mereka sering meminta uang dari pengusaha yang hendak memenangkan proyek pemerintah. Bahkan permainan juga terjadi dalam permintaan izin hak penggunaan hutan (HPH).

“Panggil pengusahanya, keluarkan HPH, segala macam, ternyata mudah sekali dapat uang ratusan miliar. Nah, sejak itu Hilmi Aminuddin jadi gelap mata. Maka dari itu dia selalu minta jatah menteri,” ungkap si sumber. Permainan di proyek pertanian dan perkebunan ini terus terjadi. Bahkan Hilmi saat ini masih menguasai izin dan bisnis beberapa pengusaha perkebunan di Pulau Sumatera. “Mereka masih sering bertemu di berbagai hotel di Jakarta, posisinya sih berpindahpindah, termasuk dengan Nasir Djamil,” ungkapnya.

Jejaring kekuasaan Hilmi Aminuddin dalam PKS mulai menguat pada 2004 hingga kemudian muncul konflik internal antara Faksi Keadilan dengan Faksi Sejahtera saat penentuan dukungan calon presiden pemilihan presiden secara langsung 2004. Rapat tiga lembaga tinggi PKS yang disebut sebagai Majelis Syura, yakni Dewan Syariah Pusat (DSP), Dewan Pimpinan Pusat (DPP), dan Majelis Pertimbangan Pusat (MPP) mayoritas memilih pengusungan Amien Rais dan Siswono Yudo Husodo dengan suara 70 persen.

Namun Hilmi Aminuddin condong mengusung pasangan Wiranto dan Salahuddin Wahid (Wiranto-Salahuddin). Voting yang dilakukan 8 kali memilih Amien dengan perolehan suara 30, Wiranto-Salahuddin 9 suara, dan Hamzah Haz-Agum Gumelar 1 suara. Namun Hilmi tetap bersikeras memilih Wiranto hingga memaksa penundaan penentuan walau sudah melakukan 8 kali voting. “Dalam voting itu sudah banyak yang jatuh sakit, karena terus mengulang pengambilan suara dan kecapaian,” aku Yusuf.

Pengambilan keputusan lanjutan digelar di vila milik Hilmi di Anyer, Banten. Namun upaya mendukung Wiranto kembali gagal. Hingga sehari setelahnya, Hilmi Aminuddin menyebarkan bayan (penjelasan) keputusan Majelis Syura tidak mengikat. Penjelasan ini diteruskan Anis Matta dan diketik oleh Suswono yang saat itu menjabat sebagai pekerja sekretariat partai.

Keputusan ini bermakna kader boleh memilih Wiranto maupun Amien. Manuver Hilmi Aminuddin menuai protes hingga perwakilan tiga lembaga tinggi PKS melakukan pertemuan di kantor Siddiq (Lembaga Kajian) di Mampang Prapatan, Jakarta Selatan. Pertemuan ini berupaya menolak penjelasan yang disebar sekretariat. Makanya, Hilmi berang mendengar kabar pertemuan. Pilihan dukungan partai lantas tetap dijatuhkan kepada Wiranto, sesuai keinginan Hilmi.

Pasca-Pemilu 2004, PKS kembali akan menentukan langkah politik untuk berkoalisi atau berada di luar pemerintahan. Kubu Hilmi Aminuddin ingin PKS masuk dalam koalisi dan memaksakan keputusannya dalam Majelis Syura. Alhasil, beberapa elite PKS menentang keputusan ini, mereka adalah Yusuf Supendi, Mashadi, Azami Samiun, Madumaluh, Sumanjaya, Abdanul. Mereka satu per satu lantas mengundurkan diri, dan sebagian dipecat.

“Di sinilah arogansi Hilmi Aminuddin, yang tidak sependapat disingkirkan. Makanya, kini pengurus yang ada di DPP semua tunduk pada dia,” tegas Yusuf. Pendiri Partai Keadilan, Mashadi mengaku Hilmi sudah terlampau menguasai PKS. Nafsunya untuk mengeruk keuntungan melalui PKS kini sudah semakin menjadi.

Obsesi ini terus berkembang hingga ia memanfaatkan struktur yang ada. “Jadi di dalam partai tidak ada kekuatan tanpa batas selain Hilmi, yang lain hanya operator dia,” keluhnya. Kini, terdapat tiga orang yang duduk sebagai triumvirat dalam PKS, mereka adalah Hilmi, Anis Matta, dan Luthfi Hasan Ishaaq. Anis dan Luthfi hanya menjadi operator bagi Hilmi Aminuddin. Kekuasaan, keputusan, dan keuntungan semua berada di tangan Hilmi, seorang Godfather.

Anggota Majelis Syura PKS Hidayat Nur Wahid mengakui Hilmi memang berkuasa di PKS. Namun ia memastikan Hilmi sangat menghormati keputusan musyawarah Majelis Syura. Anggota Majelis Syuro lainnya, Salim Segaf Al Jufri menegaskan Hilmi bukan Godfather. “Bukan. Tidak ada kultus individu di PKS,” Salim kepada majalah detik.

Sementara Anis hingga kini belum bisa diklarifikasi. Anis berada di daerah luar Jakarta, sibuk roadshow untuk konsolidasi PKS. Teleponnya tidak aktif dan dikirimi pesan pendek tidak merespon. Hilmi Aminuddin sendiri masih misterius. Ia tidak ada lagi di Lembang. Namun keberadaannya masih tidak jelas. Meski begitu imigrasi memastikan Hilmi masih ada di Indonesia. (detik.com/ reporter: Irwan Nugroho, M. Rizal, Bahtiar Rifai, Isfari Hikmat, Aryo Bhawono, Monique Shintami)

Kata Pencarian:

biografi hilmi aminuddin (92),ihsan tanjung dipecat pks (52),hilmi aminuddin nii (44),hilmi aminudin (36),biografi hilmi aminudin (33),siapakah hilmi aminuddin (32),mashadi dipecat pks (30),biografi ihsan tanjung (24),profil hilmi aminudin (23),hilmi aminuddin biografi (22),profil hilmi aminuddin (21),ihsan tanjung keluar dari pks (18),hilmi aminuddin godfather pks (16),hilmi aminuddin (16),ustadz mashadi keluar dari pks (15),ustadz ihsan tanjung dan pks (15),hilmi aminuddin dan nii (14),biografi ustadz ihsan tanjung (14),mashadi keluar pks (12),mashadi pks (11),profil ustadz ihsan tanjung (11),ustadz ihsan tanjung keluar dari pks (11),hilmi aminuddin profil (11),ihsan tanjung PKS (8),biografi ustadz mashadi (8),hilmi aminuddin the godfather (8),sejarah hilmi aminuddin (8),siapa hilmi aminudin (8),bisnis hilmi aminudin (7),siapa hilmi aminuddin (7),tizar zein (7),godfather pks (6),hilmi aminudin nii (6),riwayat hidup hilmi aminudin (6),riwayat hilmi aminudin (6),hilmi aminudin dan nii (6),ustadz mashadi (5),profil ihsan tanjung (5),PKS dan NII (5),ust mashadi (pendiri pk) (5),hilmi aminudin pks god father (5),mashadi keluar dari pks (4),didin hafidhuddin keluar dari pks (4),riwayat hidup hilmi aminuddin (4),helmi aminudin (4),sejarah hilmi aminudin (4),godfather hilmi (3),Hilmi aminudin godfather Pks (3),profil ustadz mashadi (3),profil hilmi aminuddin pks (3)
logo pintu Manuver Hilmi Aminuddin dari NII Menjadi Godfather

Suarakan Pendapatmu

comments

About Berita Gresik & Jawa Timur

Gresik.co merupakan media berbagi informasi untuk tumbuh bersama kesadaran politik, ekonomi, dan budaya masyarakat Gresik. Bagi para pelaku usaha kecil dan menengah ataupun komunitas bisa beriklan gratis tanpa biaya apapun. Silahkan buat review usaha anda sebanyak 200 kata atau lebih disertai foto dan alamat usaha lalu kirim ke pesan facebook kami

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Scroll To Top