Home » Persegres Gresik United » Bentrokan Suporter Jadi Pelajaran Buruk Anak-anak
Master tukang, tutorial pertukangan

Bentrokan Suporter Jadi Pelajaran Buruk Anak-anak

Seyogyanya olah raga apapun jenisnya menjadi media pembelajaran dan motivasi untuk bersikap sportif. Apalagi sepak bola menjadi salah satu olah raga yang sangat digemari masyarakat.

Bentrokan persegres
Sumber: facebook

Pertandingan sepakbola sudah menjadi seperti sarana rekreasi karena biasanya satu keluarga datang untuk menonton termasuk anak-anak. Maka patut disayangkan jika anak-anak juga menjadi korban bentrok suporter, bukan korban fisik semata, namun mental dan psikis anak-anak yang menyaksikan.

Seperti disampaikan Jamil (31) warga Cerme yang mengajak keponakannya menonton pertandingan persegres vs PS TNI. ” biasanya pertandingan Persegres selalu aman, kali ini rusuh, apalagi banyak anak kecil yang menonton.

Menurut data dari manajemen Persegres Gresik United, ada 55 Ultras Gresik yang menjadi korban dalam bentrokan yang terjadi dengan pendukung PS TNIdi Stadion Petrokimia, Minggu (22/5) sore. Bahkan, masih menurut data dari Persegres, ada salah satu korban yang merupakan suporter wanita, seperti dilansir dari bola.net

Baca:  Mundurnya Kick Off ISC, Mengganggu Program Persegres

“Dari data yang kami terima dari tiga rumah sakit, total ada 55 orang korban. Sebagian besar sudah diperbolehkan pulang,” tulis manajemen Persegres dalam akun media sosialnya.

Tiga rumah sakit yang menampung korban kerusuhan ini adalah, RS Petrokimia, RS Semen Gresik, RSUD Ibnu Sina. Dari data yang dihimpun, 28 orang dirawat di RS Petrokimia, 22 orang dirawat di RSUD Ibnu Sina, dan sisanya di RS Semen Gresik.

“Sebagian besar mengalami luka sobek di kepala,” imbuhnya. Hingga pukul 22.00, tinggal empat korban yang masih dirawat di RSUD Ibnu Sina.

Korban yang dirawat rata-rata mengalami memar di kepala dan wajah saat supporter PS TNI mengamuk ke lapangan dan menyerbu supporter Persegres Gresik, atau Ultrasmania.

Baca:  Bentrokan Antar Suporter, Persegres Vs PS TNI Imbang

Luka terparah didetika Saiful Anam (32).  Warga Jalan Gubernur Suryo Gresik ini mengalami luka pada kepala. Mata kirinya juga lebam setelah mendapat pukulan bertubi-tubi dari suporter PS TNI. Korban berikutnya adalah Rizal Samsudin (20), yang mengalami memar pada hidung, dan mata.

 

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *