Home » Persegres Gresik United » Djoko Susilo Salah Strategi, Persegres Ditekuk Sriwijaya FC
Master tukang, tutorial pertukangan

Djoko Susilo Salah Strategi, Persegres Ditekuk Sriwijaya FC

Tim kebanggan warga Gresik, Persegres harus menelan pil pahit dikalahkan oleh tim lain. Dalam pertandingan melawan Sriwijaya FC di Stadion  Petrokimia Gresik Minggu (10/6), Persegres mengakui keunggulan pimpinan klasemen itu. PERSEGRES kalah dengan angka mencolok 5-1. Gol-gol dari Sriwijaya diciptakan oleh M. Ridwan di menit ke-10, Siswanto di menit ke-20 dan 53, lalu Kayamba di menit ke-77, dan Firman Utina di menit ke-84. Sedangkan satu-satunya gol hiburan Persegres dicetak oleh Gaston Castano di menit ke- 29.

Begitu babak pertama dimulai, Sriwijaya langsung mengambil inisiatif menyerang. Dalam 5 menit pertama, Persegres tampak kesulitan untuk keluar dari tekanan Sriwijaya. Serangan yang dibangun Sriwijaya pun tidak sia-sia. Hasilnya, publik tuan rumah dibuat kaget dengan gol cepat dari M. Ridwan di menit ke-10.

Gol tersebut tercipta dari sebuah serangan yang dibangun dari lini tengah Persegres. Unggul 1 gol, tidak membuat serangan dari tim berjuluk Laskar Wong Kito semakin mengendur. Para pemain tengah Persegres masih tampak kesulitan mengembangkan permainan mereka, akibat  dominasi para pemain Sriwijaya. Akibatnya, di menit ke 20 Siswanto berhasil menggandakan keunggulan Sriwijaya. Gol tersebut tercipta lewat kerja sama apik antara Firman Utina, Keith Kayamba, dan Siswanto sendiri.

Baca:  Laga Hari Pertama, Persegres Siap Hadapi Arema

Skor pun berubah menjadi 0-2 untuk keunggulan Sriwijaya. Meskipun begitu, Persegres juga tidak mau terus terkurung. Berulang kali anak-anak asuhan Djoko Susilo melakukan serangan balik. Hasilnya mulai terlihat di menit ke -29 saat Gaston berhasil menjebloskan si kulit bundar ke gawang Fery Rotinsulu. Gol tersebut tercipta akibat kesalahan komunikasi para pemain belakang Sriwijaya. Sehingga, Gaston pun tidak mau menyia-nyiakan hal itu. Persegres pun memperkecil ketinggalan menjadi 1-2.

Di menit ke-30, Djoko Susilo ingin melakukan perubahan strategi untuk meningkatkan serangan. Salah satunya adalah dengan memasukkan  gelandang muda David Faristian, untuk menggantikan Uston Nawawi. Meskipun terdapat sejumlah peluang yang diperoleh oleh kedua tim, namun tidak ada satupun yang membuahkan gol. Hingga, jeda turun minum, skor masih tidak berubah. Sriwijaya masih unggul 2-1 atas Persegres.  Memasuki babak kedua, Persegres sepertinya mengambil inisiatif bermain lebih terbuka. Hasilnya, beberapa peluang berhasil mereka ciptakan.  Salah satunya adalah seperti yang didapatkan oleh David Faristian.

Baca:  Inilah Jurus Jitu Irjen Djoko Susilo Menaklukan Putri Solo

Namun, sayangnya peluang tersebut belum bisa berbuah gol, karena tendangannya masih melambung tinggi, walaupun dirinya sudah berdiri bebas. Sriwijaya justru bisa memanfaatkan kelengahan dari Persegres. Melalui gol yang dicetak oleh Siswanto, Sriwijaya kembali menggandakan keunggulan menjadi 3-1 di menit ke-53. Meskipun sudah unggul 3-1, rupanya masih belum bisa membuat para pemain Sriwijaya puas. Buktinya, di menit ke-77 Sriwiajaya mencetak gol keempat mereka melalui tendangan datar dari Keith Kayamba. Skor pun berubah menjadi 4-1 untuk keunggulan Sriwijaya.

Sriwijaya berhasil kembali menggandakan keunggulannya di menit ke-84. Gol tersebut dicetak oleh Firman Utina melalui tendangan bebas   terukurnya. Skor pun berubah menjadi 5-1. Hingga pertandingan berakhir, skor masih bertahan, tanpa perubahan. Sriwijaya berhasil meraih poin penuh dengan skor 5-1. Menanggapi hasil buruk itu, pelatih Persegres Djoko Susilo mengatakan, jika kekalahan tersebut merupakan kesalahan dari
strategi yang ia terapkan. “Saya maunya meredam serangan Sriwijaya di lini tengah, tapi rupanya justru tidak bisa,” ungkapnya.

Baca:  Persegres Sudah Mengetahui Kelemahan Mitra Kukar

Meskipun begitu, Djoko pun memuji permainan dari anak asuhnya. “Tadi saya melihat anak-anak sudah bermain cukup ngotot, dan sampai menit
akhir tetap berupaya tampil dengan bagus,”pungkasnya. Sementara itu, pelatih Sriwijaya FC Kastarhadi megatakan, jika kemenangan itu dihasilkan karena anak asuhnya telah menjalankan instruksi darinya. “Sebab, sejak dari awal saya sudah instruksikan untuk melakukan pressing,” urainya

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *