Home » Persegres Gresik United » Mundurnya Kick Off ISC, Mengganggu Program Persegres
Master tukang, tutorial pertukangan

Mundurnya Kick Off ISC, Mengganggu Program Persegres

Mundurnya jadawal ISC mrngganggu program Persegres. Persegres Gresik United angkat suara tentang mundurnya kick off kompetisi Indonesia Soccer Championship (ISC) menjadi 29 April nanti. Tim berjuluk Laskar Joko Samudro ini sangat berharap kompetisi ini benar-benar bergulir setelah sempat vakum selama setahun.

“Sekarang pertanyaan saya, BOPI dan Tim Transisi sudahacc belum. Ini kan statement Pak Joko Driyono dari GTS. Kalau Tim Transisi tidak bisa, kejadian tahun lalu bisa terulang. Kita disini serba tidak pasti,” ucap Liestiadi, pelatih Gresik United, Selasa (12/4) pagi.

Liestiadi berharap ada keselarasan antara Tim Transisi, BOPI dan PT Gelora Trisula Semesta (GTS) sebagai operator kompetisi ISC 2016. “Jangan yang A bilang oke, yang B bilang tidak. Akhirnya kita bingung dan program harus ulang dan ulang lagi semuanya,” pinta Liestiadi.

Baca:  Persegres Kehilangan I Wayan Gangga Saat Dijamu Persisam

“Manajemen juga mengeluarkan uang miliaran uang untuk DP kontrak. Mereka pikir pasti tidak? Sekarang kan semua serba jaminan,” lanjut pelatih asli Medan ini.

Mantan juru taktik Persiba Balikpapan ini sangat berharap ISC 2016 benar-benar bergulir. “Mudah-mudahan tanggal 29 April itu jadi. Untungnya persiapan kita makin padat. Ruginya jadwal kita sampai Desember itu makin padat,” pungkasnya.

Mundurnya kick off kompetisi Indonesia Soccer Championship (ISC) menjadi 29 April nanti, turut berdampak pada program latihan yang telah disusun tim pelatih Persegres Gresik United. Mereka juga masih menunggu siapa lawan yang akan dihadapi pada laga pertama.

Liestiadi, pelatih Gresik United menjelaskan bahwa ia telah mengubah program persiapan timnya menuju ISC 2016. “Tapi kan kita belum tahu pertandingan pertama itu lawan siapa. Kita ambil awal Mei. Kita ubah lah program kita,” katanya, Selasa (12/4) pagi.

Baca:  Persegres Optimis Menatap Laga Play Off

Salah satu aspek yang sedikit diutak-atik adalah jumlah pertandingan uji coba. “Kita mungkin ada tiga atau empat kali uji coba lagi. Yang pasti itu hari Sabtu besok kita lawan PS Delegan. Kita main kesana,” sebut Liestiadi.

Terkait rencana uji coba lawan Perseru Serui, Liestiadi mengatakan bahwa laga ini belum mendapat lampu hijau dari PT Petrokimia Gresik selaku pemilik Stadion Petrokimia. Bukan tidak mungkin laga ini akan dihelat di luar Gresik.

“Sampai sekarang belum ada surat resmi dari Petro. karena ini kan stadion BUMN. Mungkin kita main di tempat netral. Seperti di Bung Tomo atau Sidoarjo. Nanti kita akan bicara dengan manajemen,” tutup Liestiadi¬†(bola.net/faw/dzi)

Baca:  Persegres Meraih Poin Penuh di Kandang Persiwa

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *