Home » Persegres Gresik United » Persegres Siap Tampil Menyerang di Laga Hidup Mati
Master tukang, tutorial pertukangan
persegres play off

Persegres Siap Tampil Menyerang di Laga Hidup Mati

Persegres bakal tampil menyerang menghadapi PSIM Jogjakarta dalam partai hidup-mati kali ini. Hal ini diutarakan oleh pelatih kepala Gresik United, Djoko Susilo. Menurutnya, ini adalah pertandingan penentuan dan semua tim berharap untuk menang, jadi permainan bertahan takkan banyak membantu.

“Kami usahakan akan langsung tampil menggebrak, agar bisa mencetak gol cepat. Saya sudah ada sedikit gambaran mengenai permainan PSIM Jogjakarta kali ini. Sedangkan pemain yang perlu diwaspadai ada dua, yakni Topas Pamungkas dan pemain veteran Nova Zaenal,” ujar Djoko Susilo.

Laga Play Off Melawan PSIM merupakan laga hidup mati yang menentukan nasib Persegres apakah akan tetap di ISL atau terdegradasi. Sebab secara kualitas, materi pemain yang dimiliki oleh Persegres saat ini sedikit diunggulkan dibanding dengan calon lawannya.

Baca:  Persegres Dihancurkan Persela Dengan Skor 6-2

“Di tangan Hanafing, PSIM Jogjakarta termasuk tim yang solid, kendati di jajaran internalnya sedang kurang bagus, karena gaji pemain saya dengar belum dibayar. Tapi bisa saja itu hanya sebagai senjata, biar kami lengah. Sekali lagi, PSIM adalah tim solid, jadi kami tidak boleh lengah,” jelasnya.

Djoko Susilo pun sudah menyiapkan alternatif penendang penalti, jika pertandingan nanti harus berakhir sampai dengan adu tos-tosan. Lima eksekutor penalti yang telah dipersiapkan adalah Gaston Castano, Gustavo Chena, Uston Nawawi, Agus Indra Kurniawan dan I Wayan Gangga Mudana.

Manajemen Persegres mengaku sudah menyiapkan bonus berlimpah, jika pasukannya bisa bertahan di kompetisi ISL musim depan. Manajer tim Thoriq Majiddanor mengemukakan, bonus yang akan dibagikan jumlahnya lebih besar dibanding saat memenangi laga di pentas ISL kemarin.

“Pokoknya bonusnya akan lebih banyak, lebih besar dari kompetisi. Tidak enaklah kalau disebutkan sekarang,” ujar Jidan-sapaan akrab dari Thoriq Majiddanor sembari berteka-teki.

Baca:  Gresik United Siapkan Pola Berbeda

Sementara itu di lain kubu, pelatih PSIM Jogjakarta Hanafing, juga tak kalah optimis bisa memenangkan laga play-off ini. Ia bahkan menegaskan, takkan memberangkatkan rombongan timnya jauh-jauh ke Palembang bila hasilnya hanya akan dipecundangi oleh Persegres di laga nanti.

Hanafing, ingin anak-anak asuhannya berjuang sampai titik penghabisan demi mendapat satu tempat di ISL musim depan. Mengenai segi teknis dan skill, Hanafing dan para punggawanya tampak memilih berhati-hati. Mereka berharap, ketika laga dimulai mereka bisa maksimal saat di lapangan.

Direktur utama PSIM Jogjakarta Yoyok Setiawan, menjanjikan pihaknya telah menyiapkan bonus Rp 100 juta, apabila para pemain tim berjuluk Laskar Mataram tersebut sukses meraih kemenangan dan memastikan diri lolos ke ISL musim depan. Selain itu, ia juga memastikan bakal segera menuntaskan semua tunggakan kepada pemain, seusai melakoni laga ini.

Baca:  Punggawa Persegres Tenang Hadapi Mundurnya Kompetisi

Editor: Gresik

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *