Home » Persegres Gresik United » Rusuh Suporter, Persegres Didenda 10 Juta
Master tukang, tutorial pertukangan

Rusuh Suporter, Persegres Didenda 10 Juta

Manajemen Persegres Gresik United akhirnya dijatuhi hukuman oleh Komisi Disiplin (Komdis). Ini imbas dari kerusuhan antarsuporter yang terjadi pada pertandingan Persegres kontra PS TNI di Stadion Petrokimia, dalam laga lanjutan TSC 2016, 22 Mei lalu.

Sanksi itu berupa denda sebesar Rp 10 juta, lantaran klub dianggap tidak bias membimbing dan mengarahkan suporternya dengan baik. Pada saat sebelum kejadian, Ultras Mania–sebutan bagi suporter Persegres, ditengarai pihak komdis sempat meneriakkan yel-yel yang tidak pantas kepada suporter PS TNI.

“Kami juga baru dapat pemberitahuan dari komdis kemarin malam (Jumat, 3/6/2016), akan adanya sanksi ini. Tidak hanya kami, tapi Ultras sendiri juga dikenai sanksi dengan nominal yang sama,” tutur Ketua Panpel Persegres Gresik United Choirul Anam, Sabtu (4/6/2016).

Baca:  Hasil TC Persegres Puaskan Suharno

Anam mengungkapkan bahwa sanksi yang diberikan komdis tersebut bersifat mengikat dan wajib dilaksanakan. Pasalnya, komdis juga menerangkan bila tidak diizinkan melakukan upaya banding dalam sanksi yang diberikan kepada manajemen Persegres maupun Ultras.

“Kalau pun diperbolehkan banding, kami pasti akan mengajukan banding, karena kami berada di pihak yang dirugikan serta merasa tidak memulai insiden tersebut. Tetapi karena sudah ditetapkan tidak ada banding dan bersifat sebagai pembelajaran agar tidak kembali terulang, kami coba menyadari,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa PS TNI pun dikenai sanksi oleh komdis atas insiden tersebut. PS TNI mendapatkan sanksi yang jauh lebih berat, yakni denda sebesar Rp 50 juta dan dua pertandingan away tanpa boleh mengerahkan suporternya.

“Namun untuk apa saja pasal yang dikenakan sehingga PS TNI mendapat sanksi tersebut, kami tidak tahu. Itu ranahnya komdis,” ungkapnya.

Baca:  Persegres Akan Datangkan 3 Pemain Asing

Dalam insiden kerusuhan antarsuporter tersebut, sebanyak 55 Ultras sempat dilarikan ke rumah sakit terdekat, lantaran mengalami luka-luka. Dalam pelaksanaan di lapangan, manajemen Persegres telah memberikan pengobatan gratis dan sudah memberikan santunan kepada korban.

Selain itu, manajemen Persegres juga akan memberikan ‘santunan’ yang lain kepada para korban di mana para korban insiden tersebut, semuanya akan dibebaskan dari tiket pertandingan, jika ingin menyaksikan laga home tim Laskar Joko Samudro pada sisa TSC sampai tuntas.

 

Kompas | Hamzah Arfah

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *