Home » Pilkada Gresik 2015 » Anggaran Dikepras, Panwascam Gresik Protes
Master tukang, tutorial pertukangan

Anggaran Dikepras, Panwascam Gresik Protes

Anggaran Dikepras, Panwascam Gresik Protes. Sejumlah anggota pengawas pemilu kecamatan (Panwascam) Gresik, ngluruk kantor DPRD saat ada pidato kenegaraan R-APBN Presiden Jokowi.

Kedatangan anggota panwascam tersebut sempat membuat beberapa anggota dewan, dan SKPD Kabupaten Gresik kaget. Mereka datangĀ  untuk melakukan klarifikasi terkait dikeprasnya pengajuan tambahan anggaran dari Rp 4,1 miliar menjadi Rp 2,6 miliar.

“Kedatangan kami kesini hanya ingin klarifikasi kenapa pengajuan anggaran dikepras separuh,” ujar Agus Chumaidi salah anggota Panwascam Gresik, Jumat (14/8/2015).

Diakui Agus Chumaidi, dikeprasnya tambahan anggaran sangat berpengaruh sekali. Pasalnya, dengan dana Rp 2,6 miliar tidak cukup untuk operasional pengawasan tahapan Pilkada Cabup, dan Cawabup Gresik sampai penghitungan suara.

Baca:  Ajakan Golput Menggema di Pilkada Gresik

“Anggaran Rp 2,6 miliar tidak realistis mengingat di tingkat desa, atau kelurahan ada pengawas pemilu lapangan (PPL) yang tentunya mereka juga butuh operasional,” tuturnya.

Menanggapi hal ini, Ketua Komisi A DPRD Gresik Djumanto mengatakan, angka Rp 2,6 miliar bukan harga mati. Mereka Panwaslih Gresik masih bisa mengajukan anggaran asal untuk pengeluarannya wajar. “Angka itu bukan harga mati, masih ada celah sebelum rapat finalisasi anggaran,” paparnya.

Hal senada juga dikemukan Ketua DPRD Gresik, Abdul Hamid. Menurutnya, anggaran Panwaslih bisa nambah. “Bisa saja nambah, tapi kalau tambahannya tidak wajar itu yang kami tidak mau teken,” ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gresik, M.Najib menyatakan tambahan anggaran masih bisa, asal itu tadi wajar. “Masih ada kesempatan asal sebelum 28 Agustus 2015,” pungkasnya. [Source:beritajatim]

Baca:  Pilkada Gresik, Mabes Polri Kirim 200 Personel Brimob

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *