Home » Tips Kesehatan » Ibu dan Anak » Anak Anda Sering Pilek? Begini Cara Menanganinya
Master tukang, tutorial pertukangan

Anak Anda Sering Pilek? Begini Cara Menanganinya

Anak Anda Sering Pilek? Begini Cara Menanganinya. Batuk pilek memang merupakan penyakit anak-anak. Hal ini disebabkan karena daya tahan tubuh anak yang memang belum sempurna atau mungkin dikarenakan cara bermain yang kadang tidak memperhatikan aspek higienitas ataupun hingga kemungkinan yang tidak terpikirkan, yakni sering dicium oleh banyak orang?

Batuk pilek pada anak tersering diakibatkan oleh virus, merupakan air borne disease, yaitu penyakit yang dapat menular melalui udara pernapasan. Sehingga sangat sulit bagi para orangtua untuk mencegah anak tidak terkena batuk pilek, apalagi tidak mungkin mengawasi anak dalam waktu 24 jam. Karena nyaris mustahil, orangtua memasukan anaknya ke dalam gelembung udara yang tidak terkontaminasi udara luar hanya demi perlindungan dari penyakit.

Penyebab tersering pilek adalah virus, infeksi bakterial dan alergi. Untuk mengatasi pilek pada anak, tentu saja harus diketahui penyebabnya terlebih dahulu, kesulitannya pada anak adalah terkadang mereka tidak dapat mengeluhkan apa yang mereka rasakan (kecuali pada anak usia sekolah). Pilek cair, bersin-bersin dan hidung gatal serta mampet yang timbul pada saat tertentu dan membaik beberapa saat kemudian disertai adanya riwayat alergi pada keluarga mengarahkan pada pilek yang disebabkan karena alergi. Untuk mengatasi pilek karena alergi tentu saja orang tua harus memperhatikan paparan yang didapat oleh anak contohnya seperti;

  • sprei,
  • karpet,
  • gorden,
  • boneka,
  • mainan,
  • binatang peliharaan,
  • kapur dll.
Baca:  Solusi Anak Mencret Karena Alergi Susu Sapi

Apabila anak dicurigai menjadi pilek setelah terpapar suatu benda, maka yang terpenting adalah menghindari paparan.

Apabila gejala pilek dan batuk disertai demam, anak rewel, hidung mampet, ingus cenderung kental hingga berwarna kuning kehijauan, dapat dicurigai anak telah terinfeksi virus atau bakteri. Penanganan sesuai penyebab, apakah memerlukan antibiotik dan obat-obatan lain ditentukan oleh dokter Anda.

Lalu Apa yang Dapat Orangtua Lakukan Apabila Anak Pilek?

Sebelum terburu-buru memberikan obat pada anak, ada beberapa  hal yang bisa dilakukan. Pertama adalah mencuci hidung anak anda menggunakan larutan isotonis (air garam sediaan jadi).

pencucian ini bertujuan untuk membersihkan lendir yang menumpuk di hidung sehingga diharapkan ingus dapat dikeluarkan dari hidung, hal ini penting dilakukan karena anak-anak terutama yang masih sangat kecil mengalami kesulitan membuang ingus, mereka cenderung menelannya hingga timbul gejala batuk. Cuci hidung dapat digunakan secara terus menerus, dengan tujuan membersihkan partikel-partikel yang melekat di mukosa rongga hidung.

Baca:  Cara Praktis Melatih Anak Balita Bicara

Selain itu obat-obat tertentu seperti anti demam, anti nyeri, pelega hidung tersumbat, anti alergi dapat diberikan sebagai penanggulangan gejala yang di derita anak. Penggunaan obat sebaik-baiknya adalah berdasarkan peresepan dokter, terutama pada anak dosis harus disesuaikan.

Melalui pemeriksaan fisik dan penunjang, dokter diharapkan dapat menjelaskan kemungkinan lain penyebab pilek yang tidak sembuh-sembuh.

Daya tahan tubuh juga memegang peranan penting dalam proses penyembuhan anak. Makan yang cukup, istirahat cukup, konsumsi suplemen, hindari paparan alergen (bila karena alergi), tetap merupakan saran klise yang harus dilakukan, karena merupakan bagian penting dari proses penyembuhan.

Cuci tangan, mandi bersih, masih sering didapatkan orang tua yang tidak memandikan anak nya berhari-hari karena sakit pilek, padahal higienitas sebagai salah satu mengupayakan kesehatan yang baik.

Baca:  Mengatasi Puting Susu Luka Karena Menyusui

Jika anak memiliki saudara yang seumur dan sulit dipisahkan, maka cuci hidung dan ketahanan tubuh yang baik menjadi kunci utama agar tidak menambah kekhawatiran orang tua karena jumlah anak yang sakit bertambah.

Ditulis oleh:

dr. Yadita Wira Pasra, Sp. THT-KL

Anggota Redaksi Medis Kedokteran Spesialis THT KlikDokter.com

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *