Home » Tips Kesehatan » Ibu dan Anak » Hati-hati, Ini Tips memilih Obat Batuk Anak
Master tukang, tutorial pertukangan

Hati-hati, Ini Tips memilih Obat Batuk Anak

Batuk pilek pada anak pada umumnya disebabkan oleh infeksi virus yang tidak berbahaya dan tidak memerlukan antibitoik, kecuali pada kondisi tertentu. Sebagai orang tua, Anda dapat memberikan obat yang dapat dibeli bebas tanpa resep dokter yang disebut obat over-the-counter (OTC).

Namun akan lebih baik jika Anda memeriksakan anak Anda ke dokter terlebih dahulu sebelum memberikan obat.

The Food and Drug Administration (FDA) mengeluarkan pernyataan bahwa OTC aman digunakan untuk anak-anak di atas usia 4 tahun. Untuk anak di bawah 4 tahun pemberian obat batuk harus sesuai resep dokter.

FDA mengatakan produk tersebut tidak boleh diberikan untuk anak yang berusia di bawah 4 tahun untuk mencegah adanya risiko dan efek samping yang serius dan membahayakan bagi anak.

Baca:  Solusi Anak Mencret Karena Alergi Susu Sapi

Berikut ini adalah tips dalam memilih obat batuk anak Anda:

  • Jangan pernah memberikan obat batuk dewasa untuk anak Anda
  • Anda dapat membeli obat batuk yang dapat dibeli tanpa resep dokter untuk anak di atas usia 4 tahun. Pastikan obat ditutup rapat setelah digunakan dan jauhkan dari jangkauan anak-anak.
  • Periksa komposisi obat pada label. Setiap obat memiliki kandungan yang berbeda-beda. Obat batuk pilek biasanya terdiri dari beberapa zat aktif untuk menurunkan demam, ekpektoran, dekongestan, dan antihistamin. Sedangkan jika anak hanya batuk saja, cukup berikan obat yang mengandung obat penurun demam, ekspektoran, dan antihistamin.
  • Ikuti petunjuk pemberian obat dengan benar. Penggunaan obat yang salah atau berlebihan dapat menimbulkan efek samping yang membahayakan nyawa, seperti kejang, sesak napas, penurunan kesadaran, dan peningkatan denyut jantung.
  • Hanya gunakan sendok takar yang ada dalam kemasan, jangan gunakan sendok rumah karena ukuran dan dosisnya akan sangat berbeda.
  • Ingatlah bahwa obat batuk pilek OTC tidak menyembuhkan penyakit anak Anda, namun hanya mengurangi gejala batuk, pilek, hidung tersumbat, dan demam.
  • Tanyakan kepada dokter atau apoteker untuk memilih obat dan dosis yang tepat jika Anda bingung.
  • Jika gejala batuk pilek anak Anda tampak berat, seperti disertai peningkatan frekuensi napas, demam tinggi, anak tampak lemas, sebaiknya segera periksakan ke dokter.
Baca:  Persiapan Persalinan Agar Melahirkan dengan Lancar

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *