Home » Tips Kesehatan » Ibu dan Anak » Ingin Asi Lancar dan Berlimpah? Begini Saran Medisnya
Master tukang, tutorial pertukangan

Ingin Asi Lancar dan Berlimpah? Begini Saran Medisnya

Ingin Asi Lancar dan Berlimpah? Begini Saran Medisnya. Memiliki perasaan bahwa Air Susu Ibu (ASI) yang dihasilkan sedikit sering kali menjadi alasan para ibu menambahkan susu formula di sela-sela pemberian ASI. Padahal, keputusan ini justru dapat menyebabkan produksi ASI akan menjadi semakin berkurang!

ASI eksklusif adalah pilihan terbaik yang dapat Anda berikan pada 6 bulan pertama kehidupan buah hati. Manfaat jangka panjang ASI eksklusif di antaranya kelekatan psikologis yang lebih baik, mengurangi risiko infeksi dan alergi pada anak, menurunkan risiko kanker payudara pada ibu, dan lain-lain.

agar asi lacar

Ada kalanya proses pemberian ASI terbentur halangan berupa produksinya yang tampak sedikit. Jangan sampai Anda mengambil jalan keluar yang salah, yang justru semakin mengurangi produksi ASI. Berikut adalah beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk membuat produksi ASI berlimpah:

 

Asi Lancar: Menyusui bayi secara lebih sering dan on-demand (sesuai keinginan bayi)

Produksi ASI secara otomatis akan menyesuaikan dengan kebutuhan bayi. Saat bayi mendapatkan tambahan makanan dari luar, maka kebutuhan bayi akan ASI akan berkurang dan berakibat produksinya yang menurun. Hal ini terkait pula dengan kerja hormon prolaktin yang berfungsi untuk memproduksi ASI, yang pengeluaran hormon ini terjadi akibat proses pengisapan dari bayi. Oleh sebab itu, saat ASI terasa kurang, Anda harus meningkatkan frekuensi menyusui untuk merangsang produksinya yang lebih besar.

 

Baca:  Apakah Payudara Kecil Menghasilkan Asi Sedikit? Ini Fakta Medisnya

Asi Lancar: Menghindari perasaan khawatir, stres, nyeri, dan keraguan

Oksitosin adalah salah satu hormon yang penting dalam proses menyusui, yang bertugas untuk mengontraksikan otot di sekeliling saluran ASI. Dengan kontraksi ini maka ASI yang telah diproduksi dapat dikeluarkan. Kelelahan maupun masalah-masalah psikologis pada ibu dapat menghambat kerja oksitosin. Sebaliknya, perasaan bahagia menjadi seorang ibu, senang berdekatan dengan bayi, rasa percaya diri ibu, dapat meningkatkan pengeluaran hormon oksitosin ini.

 

Asi Lancar: Terus berdekatan dengan bayi pagi dan malam hari

Merasakan perasaan cinta pada bayi Anda, mendengarkan suaranya, melihat bayi Anda, bahkan hanya sekadar memikirkannya juga menjadi pemicu keluarnya hormon oksitosin. Untuk itu, berdekatan dengan bayi dapat meningkatkan produksi ASI.

Baca:  Tips Agar Payudara Tidak Kendur Secara Medis

 

Asi Lancar: Menyusu pada salah satu payudara hingga habis atau terasa kosong, kemudian berpindah

Untuk merangsang produksi ASI agar lebih berlimpah, kosongkan salah satu payudara terlebih dahulu sebelum berpindah pada payudara satunya. Hal ini juga berkaitan dengan gizi yang akan masuk ke dalam tubuh bayi, mengingat ASI yang ada di akhir-akhir penyusuan adalah ASI yang lebih kaya lemak (hindmilk) dan penting untuk meningkatkan berat badan bayi.

 

Asi Lancar: Pastikan cara menyusui Anda benar

Cara menyusui yang tidak benar dapat menyebabkan anak tidak puas dengan kecukupan ASI yang dapat dikonsumsinya. Bila cara pengisapan bayi tidak sempurna sehingga ASI yang diperolehnya lebih sedikit, hal ini dapat berisiko menurunkan produksi ASI. Selain itu, cara menyusui yang salah juga dapat mengakibatkan ketidaknyamanan ibu karena munculnya lecet atau iritasi pada payudara

 

Asi Lancar: Jangan terburu-buru memberikan dot

Dot memang dapat memberikan kenyamanan dan membuat bayi lebih tenang. Namun, terburu-buru menggunakannya dapat menyebabkan bayi bingung dan kesulitan untuk mengisap dari puting ibu.

Baca:  Makanan Untuk Memperlancar Asi Ibu Menyusui

 

Asi Lancar: Mengonsumsi makanan yang bergizi dan seimbang

Hal yang tidak kalah penting mengenai cara membuat ASI berlimpah adalah kecukupan asupan makanan ibu. Kelengkapan gizi yang masuk pada tubuh ibu menjadi bahan dan energi untuk proses produksi ASI, oleh sebab itu tanpa asupan makanan yang memadai tentu saja produksi ASI berisiko menurun. Memastikan kecukupan cairan juga penting, namun ingatlah untuk menghindari minuman beralkohol.

Demikianlah beberapa cara yang dapat Anda lakukan agar produksi ASI dapat berlimpah. Terakhir, bila memang produksi ASI benar-benar sedikit, Anda dapat berkonsultasi dengan dokter atau konsultan laktasi untuk memperoleh obat yang umum digunakan untuk meningkatkan suplai ASI, yang bekerja dengan meningkatkan kadar hormon prolaktin dalam darah. Selalu gunakan obat-obatan hanya atas petunjuk dan arahan dari dokter.[RS]

 

dr. Atika

dr. Atika Anggota Redaksi Medis Kedokteran Umum KlikDokter.com

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *