Home » Tips Kesehatan » Ibu dan Anak » Tanda-tanda Awal Gejala Autisme Pada Anak
Master tukang, tutorial pertukangan

Tanda-tanda Awal Gejala Autisme Pada Anak

Tanda-tanda Awal Gejala Autisme Pada Anak. Autisme memang tidak dapat dideteksi oleh pemeriksaan medis seperti misalnya pemeriksaan radiologi atau pemeriksaan laboratorium. Oleh karena itu sebagai orangtua, penting bagi Anda untuk mengetahui tanda dini dari autisme.

Berikut tanda-tanda awal dari autisme pada anak yang dapat dikenali, sesuai dengan rentang usianya:

 

Gejala Autisme Pada Anak: Umur 6 bulan

Belum dapat mengekspresikan kesenangan atau kehangatan, tidak ada senyuman lebar

 

Gejala Autisme Pada Anak: Umur 9 bulan

Tidak ada ekspresi wajah atau senyuman. Tidak ada pengeluaran suara-suara yang tidak jelas (seperti pada bayi seusianya yang mulai mengeluarkan suara namun tidak jelas). Mungkin tertawa sendiri tanpa alasan yang jelas.

 

Baca:  Ingin Asi Lancar dan Berlimpah? Begini Saran Medisnya

Gejala Autisme Pada Anak: Umur 12 bulan

Tidak merespon jika namanya dipanggil. Tidak ada gumaman-gumaman seperti bayi seusianya (semisal “ba ba ba”). Tidak ada pergerakan berulang seperti menunjuk atau mengambil benda atau melambai. Sebagai contoh: ketika berbelanja, bukannya meminta atau menunjuk apa yang ia inginkan, anak Anda justru malah menaruh benda-benda di tangan Anda.

Lalu bagaimana dengan usia 16 dan 24 bulan? Halaman selanjutnya penjelasan selengkapnya.

 

Gejala Awal Autisme pada Anak: Usia 16 bulan

Tidak ada kata-kata. Anak Anda tidak dapat mengutarakan keinginan dasarnya seperti ingin ke toilet, lapar, haus, dsb. Lebih suka sendirian dan tidak suka dipeluk (tidak seperti anak pada umumnya). Anak mungkin saja berbicara dengan Anda, namun tidak melihat Anda ketika berbicara.

Baca:  Tips Cara Cepat Hamil Menurut Medis

 

Gejala Autisme Pada Anak: Umur 24 bulan

Mengeluarkan kata-kata yang tidak ada artinya walaupun tidak sedang meniru/mengulangi perkataan seseorang. Anak Anda mungkin saja memiliki kemampuan yang sangat baik dalam suatu aktivitas spesifik seperti misalnya menggambar. Ia juga biasanya memiliki 1 benda khusus yang selalu melekat dengannya.

Jika anak Anda mengalami tanda-tanda di atas, belum tentu atau belumlah pasti anak Anda mengalami autisme, namun tidak ada salahnya jika Anda berkonsultasi ke dokter guna pemeriksaan lebih lanjut. Selain itu sebagai orang tua selalu perhatikanlah perkembangan anak Anda secara detail agar jika ada penyakit atau gangguan tertentu bisa ditangani dan dideteksi lebih dini.

Baca:  Cara Praktis Melatih Anak Balita Bicara

 

dr. Nadia Octavia

Anggota Redaksi Medis Kedokteran Umum KlikDokter.com

Suarakan Pendapatmu

comments

One comment

  1. Penyebab autisme:

    Masalah genetik. 
    Beberapa gen yang berbeda tampaknya terlibat dalam gangguan spektrum autisme. Untuk beberapa anak, gangguan spektrum autisme dapat dikaitkan dengan kelainan genetik, seperti sindrom Rett atau sindrom X rapuh. Bagi orang lain, perubahan genetik dapat membuat anak lebih rentan terhadap gangguan spektrum autisme atau membuat faktor risiko lingkungan. Masih gen lain dapat mempengaruhi perkembangan otak atau jalan yang sel-sel otak berkomunikasi, atau mereka dapat menentukan keparahan gejala. Beberapa masalah genetik tampaknya diwariskan, sementara yang lain terjadi secara spontan.

    Faktor lingkungan. 
    Para peneliti sedang meneliti apakah faktor-faktor seperti infeksi virus, komplikasi selama kehamilan atau udara polutan memainkan peran dalam memicu gangguan spektrum autisme.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *