Home » UMKM » Pengrajin Tas Gresik membutuhkan Perhatian Pemerintah

Pengrajin Tas Gresik membutuhkan Perhatian Pemerintah

Gresik selain terkenal sebagai kota industri, juga menyimpan potensi UMKM yang seharusnya menjadi perhatian serius bagi pemerintah daerah. Sangat disayangkan bila upaya pemerintah yang berupaya menumbuhkan sebanyak banyaknya enterpreunership membiarkan industri kecil berada pada kubangan kesulitan.

Sejumlah perajin tas di kawasan Jl Wachid Hasyim merasakan manisnya tahun ajaran baru sekolah ini. Rezeki tahunan ini sudah dinikmati para perajin sejak lama. Hanya saja, kini mereka harus berkompetisi karena jumlah perajin tiga tahun terakhir meningkat.

Dulunya di kawasan ini terdapat banyak perajin tas, sekarang hanya beberapa gelintir orang yang melakukannya. Seperti Miftahul Arif (40) yang membuat tas di Jl Wachid Hasyim 7B, Kelurahan Kauman Kecamatan Kota. Sejak tahun 1970, Miftahul Miftahul mengikuti jejak sang ayah, Nursam, membuat tas untuk anak sekolah.

Berbagai macam tas dihasilkan dari sini. Mulai tas sekolah, pesanan dari pabrik maupun Pemkab Gresik. Sekarang sudah sepuluh tahun Miftahul Arif menjadi pengrajin tas. “Dulunya kampung sini terkenal pembuatan tas, namun sekarang banyak yang beralih profesi,” kata Arif.

Diakui, akibat desakan ekonomi dikampung ini banyak warga yang beralih menjadi PNS. Dulu pada tahun 1970 perajin tas dikawssan ini dianggap sebagai raja kecil. Sebab, para pekerja yang menggarap tas memiliki penghasilan lumayan tinggi dibanding seorang PNS .

“Sekarang kebalikannya, banyak warga yang ingin jadi PNS. Kondisi ini membuat kawasan industri kecil tas disini mati suri,” imbuh Arif. Ditambahkan, faktor lain yang membuat industri tas merosot adalah kehadiran industri tas dan koper Tanggulangin (Intako) di Tanggulangin, Sidoarjo dan industri tas di Lamongan.

Persaingan itu membuat perajin di kawasan Wakhid Hasyim berkurang. “Mungkin dengan masuk jadi PNS akhirnya banyak yang berhenti jadi pengrajin tas,” ujar Arif menambahkan. Dikatakan, selama ini dia dan perajin lain membeli bahan-bahan tas tersebut ke Kramat Gantung, Surabaya. Untuk pemasarannya Arif mengaku dipasarkan ke Pasar Turi Surabaya dan menunggu orderan yang datang. “Tas yang kami kirim adalah tas ransel dan tas sekolah,” tambah Arif.

Saat ini, Arif yang mempekerjakan 10 karyawan ini mampu seharinya menghasilkan 5 dusin. 1 dusinnya berjumlah 12 tas. Kalau mendekati ajaran
baru sekarang pegawainya mampu 10 dusin yang pengerjaannya dikebut semalaman. “Kalau hari biasa, pemesan relatif sedikit. Yang datang hanya sebatas untuk pesan tas biasa. Tapi saat pergantian tahun ajaran baru, pembeli membludak meningkat hingga lebih 50 persen,” katanya.

Memasuki tahun baru ajaran siswa, seperti saat ini, terjadi peningkatan permintaan yang cukup tinggi. Untuk pembeliannya juga mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Masa tahun ajaran baru atau semester seperti ini merupakan saat yang ditunggu bagi penjual alat-alat perlengkapan sekolah.

Dilihat dari persoalan diatas, terlihat jelas industri tas di kabupaten gresik masih menyimpan potensi yang akan terus bertumbuh. Upaya promosi seharusnya dilakukan secara sistematis dengan memberikan bekal yang cukup kepada masing-masing UKM tentang manajemen UKM dan strategi promosi. Bilaperlu dibuat rencana strategis yang membuat usaha kerajinan tas menjadi dilirik oleh konsumen dalam negeri.

Keberhasilan Tanggul angin dalam mengembangkan usaha kerajinan tas dan sepatu bisa menjadi tolok ukur, agar masyarakat gresik juga merasakan manfaat yang sama.

referensi:radar gresik

Kata Pencarian:

pengrajin tas surabaya (10),home industri tas di gresik (7),pengrajin tas gresik (7),pengrajin tas mojokerto (4),kerajinan tas di surabaya (4),tas gresik (4),kerajinan gresik (4),pengrajin tas di surabaya (4),home industri tas gresik (4),produksi tas gresik (3),home industri tas di surabaya (3),pengrajin tas sekolah (3),home industri tas kota gresik (2),pengrajin tas di sidoarjo (2),home indsutri kecil daerah gresik (2),membuat tas di kota gresik (2),pengrajin tas di gresik (2),industri tas sekolah jawa timur (2),daftar pengerajin daerah gresik (2),usaha pengrajin tas di gresik (2),pengrajin tas ransel surabaya (2),alamat pengrajin tas amic gresik (2),alamat pengrajin tas di surabaya (2),pengrajin sepatu di gresik (2),alamat home industri tas jawa timur (2),pengrajin tas kulit jawa timur (1),pembuatan tas ransel surabaya (1),pengrajin tas ditanggulangin sidoarjo (1),pengerajin tas gresik (1),Pengrajin tas kulit daerah jawa timur (1),pengrajin tas kulit di gresik (1),pengajian tas gresik (1),pengerajin home industri disurabaya (1),pengerajin tas pancing mojokerto (1),pengrajin tas anak di surabaya (1),pengrajin tas desa boboh gresik (1),pengrajin tas (1),pengrajin sepatu digresik (1),pengrajin tas di mojokerto (1),pengrajin sepatu di gresik a (1),pengrajin sepatu anak abah arif mojokerto (1),pengrajin pembuat tas surabaya (1),pengrajin kulit gresik (1),pengrajin tas disurabaya (1),pengrajin tas dari daerah mana (1),Pengrajin tas disurabaya daerah mana (1),pengrajin alat pancing (1),pengrajin tas ditanggulangin (1),pengrajin tas pancing surabaya (1),pengrajin tas sekolah murah di sidoarjo (1)

Baca Juga:

Suarakan Pendapatmu

comments

About Berita Gresik & Jawa Timur

Gresik.co merupakan media berbagi informasi untuk tumbuh bersama kesadaran politik, ekonomi, dan budaya masyarakat Gresik. Bagi para pelaku usaha kecil dan menengah ataupun komunitas bisa beriklan gratis tanpa biaya apapun. Silahkan buat review usaha anda sebanyak 200 kata atau lebih disertai foto dan alamat usaha lalu kirim ke pesan facebook kami

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *