Home » Uncategorized » 5 Kecamatan di Jember Terancam Kekeringan
Master tukang, tutorial pertukangan

5 Kecamatan di Jember Terancam Kekeringan

Dengan berlangsungnya musim kemarau tahun ini, beberapa wilayah di Jawa Timur dikhawatirkan akan mengalami kekeringan. Beberapa daerah yang diprediksi akan mengalami kesulitan air bersih adalah lima kecamatan di Kabupaten Jember. Kelima kecamatan yang berpotensi dilanda kesulitan air bersih dan irigasi di musim kemarau adalah kecamatan Arjasa, kecamatan Patrang, kecamatan Silo, kecamatan Jelbuk, dan kecamatan Bangsalsari.

Memang wilayah ini menjadi langganan kekeringan setiap tahunnya. Untuk menanggapi prediksi kekeringan tahunan ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember telah mempersiapkan sejumlah langkah antisipasi.

“Setiap tahun ada sejumlah daerah di lima kecamatan yang berpotensi dilanda kekeringan, antara lain dalam bentuk kesulitan air bersih,” ujar Kepala Bidang Logistik dan Kedaruratan BPBD Jember Heru Widagdo, Kamis (30/7/2015).

Baca:  Menguak Fakta Trend Batu Akik yang Anjlok dan Menurun

Heru menambahkan, BPBD Jember akan berkoordinasi dengan PDAM Jember untuk menangani masalah kesulitan air bersih tersebut. Langkah yang diambil diantaranya, BPBD dan PDAM akan memasok kiriman air bersih ke daerah yang kesulitan air dengan menyediakan tandon-tandon air di daerah tersebut.

“Kami juga menyiapkan tandon di daerah yang kesulitan air bersih. Tandon itulah yang diisi air bersih, kemudian disampaikan kepada warga setempat,” lanjutnya

Meski hingga saat ini pihaknya belum mendapatkan laporan kesulitan atau kelangkaan air bersih, namun mereka telah mempersiapkan antisipasi untuk menangani kesulitan air di beberapa daerah yang setiap tahun menjadi langganan.

Pihak BPBD Jember terus memantau kawasan rawan kekeringan tersebut. Untuk penanganan yang lebih efektif dan efisien, pihaknya juga mengimbau agar perangkat desa setempat melapor jika daerahnya menghadapi kesulitan air bersih.

Baca:  Tiga Gerai BlackBerry Expert Center (BEC) Hadir di Surabaya

Sementara itu, beberapa daerah juga diprediksi akan mengalami kesulitan irigasi untuk lahan pertanian. Daerah yang kesulitan air irigasi saat musim kemarau biasanya terjadi di kawasan Jember selatan seperti Ambulu, Wuluhan, Puger, Jombang, dan Kencong. Sebab, kawasan itu berada di bagian hilir sungai dan saluran irigasi. Oleh karena itu, irigasi pertanian harus berbagi dan bergantian antar petani untuk mendapatkan saluran air.

Salah satu upaya yang dilakukan petani untuk menghadapi kesulitan air untuk irigasi ini adalah menyedot dari sumur bor untuk mengairi sawah mereka.

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *