Home » Uncategorized » Antrean BBM Meluber ke Jalan, Arus Lalin Terganggu
Master tukang, tutorial pertukangan

Antrean BBM Meluber ke Jalan, Arus Lalin Terganggu

pantura-tersendat-antrean-kendaraan-beli-BBM-300x224Warga tuban mengeluh menjelang diberlakukannya kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) tampak antrean panjang di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Bahkan, antrean kendaraan maupun pedagang BBM eceran meluber hingga ke jalan raya. Akibatnya, arus lalulintas tersendat.

Seperti yang terjdi di salah satu SPBU yang bedara di Jl Tuban-Semarang, tepatnya di kawasan Dasin, Desa Sugihwaras, Kecamatan Jenu,Tuban. Puluhan kendaraan yang mengantri hingga meluber ke badan jalan membuat laju kendaraan yang melintasi jalan tersendat. Meski kemacetan tidak terlalu parah, petugas kepolisian yang berjaga harus bekerja ekstra menertibkan kendaraan yang mengantri dan member jalan truk besar dan bus dari Surabaya menuju Semarang dan sebaliknya saat berada di kawasan tersebut.

Ahmad Arifin (32) salah seorang pengguna sepeda motor mengaku, sudah mengantre satu jam, namun, kendaraan miliknya belum mendapat giliran untuk diisi. Banyaknya warga yag menginkan harga murah sebelum diumumkan kenaikan BBM membuat antrean kendaraan ini terus bertambah.

Baca:  Caleg PDIP Tuban Diduga Lakukan Politik Uang

“ Saya sudah hampir satu jam mas, tapi ini masih ditengah belum dapat giliran, apalagi satu sepeda saja ngisinya lama sekali,” kata Arifin.

Menurut Arifin, lamanya pengisian bahan bakar ini terjadi akibat pemilik kendaraan ingin melakukan pengisian bahan bakar untuk kendaraanya hingga ful (Penuh) agar esok hari tidak perlu membeli dengan harga mahal.” Kalau saya sndiri juga akan mengisi full biar besok tidak membeli dengan harga mahal, setidaknya kali ini saja,” katanya.

Sementara itu pengguna motor lain bernama Saifudin (20) mengatakan, ikut mengantri di SPBU karena dia tidak mendapatkan pedagang bensin eceran satupun di pinggir jalan sejak dari Kecamatan Merakurak. Warga asal Montong yang akan berkunjung kerumah saudaranya ini mengaku, mendorong kendaraanya yang kehabisan bensin dari kawasan Perbon menuju SPBU Dasin. ” Tadi habis mas deket stadion, ya didorong saja, penjual bensin eceran pada tutup,” katanya.

Ada dugaan, para pedagang bensin eceran yang biasanya banyak berada di pinggir jalan sengaja menahan bensin dagangan mereka untuk dijual pada esok hari saat harga bensin sudah mahal (harga baru BBM). “ Paling mau dijual besok mas, makanya banyak penjual eceran tidak jual sekarang.

Baca:  Bapak Bejat di Nganjuk Perkosa Putrinya Sejak SD

Antrean panjang tidak hanya di SPBU, di pedagang eceran BBM juga tampak antrean kedaraan roda dua untuk mingisi BBM dengan harga lama. Antrean di pedagang eceran BBM itu karena banyak pedagang yang memilih tutup, untuk dijual saat harga baru. (kim)

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *