Home » Uncategorized » Bojonegoro Gelontorkan 10 Miliar Tuk 3 Tempat Wisata
Master tukang, tutorial pertukangan

Bojonegoro Gelontorkan 10 Miliar Tuk 3 Tempat Wisata

Upaya pengembangan 3 obyek wisata di Bojonegoro telan biaya hingga 10 miliar rupiah yang dikeluarkan oleh Pemerintah Kabupaten Bojonegoro lewat Dinas Kebudayaan dan Pariwisata.

Adapun 3 obyek tempat wisata yang menjadi andalan tersebut yaitu Kahyangan Api, Wana Tirta Dander serta Waduk Pacal. Masing – masing tempat wisata tersebut sudah memiliki jatah masing – masing jumlah biaya yakni 7 miliar untuk Warna Tirta Dander, 1,5 miliar untuk Kahyangan Api serta 1,5 miliar untuk Waduk Pacal.

Untuk tempat wisata Wana Tirta Dander berlokasi di wilayah Hutan Dander, KPH Bojonegoro yang mana udara di sekitarnya masih sejuk lantaran terdapat pepohonan rindang di sekitarnya.

Sedangkan Obyek Wisata Kahyangan Api adalah tempat wisata yang menampilkan api abadi yang berlokasi juga di tengah hutan yang mana masuk ke dalam wilayah Kecamatan Ngasem. Tempat wisata ini sudah lumayan terkenal, tetapi sayang pengelolaannya belum dilakukan secara maksimal. Hal ini tampak pada akses untuk masuk ke sana terbilang sulit karena keadaan jalan yang rusak berat.

Baca:  Menguak Fakta Trend Batu Akik yang Anjlok dan Menurun

Untuk tempat wisata Waduk Pacal Sendiri merupakan salah satu obyek wisata karena merupakan hasil peninggalan pemerintah Belanda pada tahun 1933. Waduk ini juga merupakan salah satu jantung pertanian di Bojonegoro. Waduk yang mempunyai luas kurang lebih 4 kilometer per segi.

“Dalam waktu ini proyek untuk mengembangkan tempat wisata di Bojonegoro masih dalam tingkatan lelang,” jelas Kepala Bidang Pelestarian dan Pengembangan Budaya Disbupar, Kabupaten Bojonegoro, Suyanto pada Minggu (9/08/15).

Proyek tersebut diharapkan bisa menarik lebih banyak wisatawan lagi baik dari lokal maupun dari luar wilayah Bojonegoro supaya bisa mendongkrak laju perekonomian dari warga dan juga bisa menambah pemasukan daerah.

Semenjak Januari sampai Maret 2015, Disbudpar mencatat aneka kebutuhan untuk pengembangan. Pada bulan Maret – Juli memasuki tahapan perencanaan dan program sedang untuk bulan Agustus – Desember masuk ke dalam tahapan lelang untuk pembangunan fisiknya.

Baca:  Mandiri Sekuritas Perluas Jaringan dan Pertumbuhan Nasabah

Suyanto juga mengatakan jika ke 3 tempat wisata tersebut sangat minim dalam sarana pendukung, oleh sebab itu jumlah para wisatawan yang datang berkunjung belum banyak. Sehingga diharapkan setelah proyek ini selesai maka ke 3 tempat wisata tersebut bisa memikat wisatawan.

 

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *