Home » Uncategorized » Demo di Tuban Ajak Warga Boikot Pilkada Tuban 2015
Master tukang, tutorial pertukangan

Demo di Tuban Ajak Warga Boikot Pilkada Tuban 2015

Demo di Tuban Ajak Warga Boikot Pilkada Tuban 2015. Puluhan warga Desa Gaji, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Pemerintah Kabupaten Tuban terkait dengan permasalahan tanah status mereka yang sudah 12 tahun mengalami sengketa dan tidak pernah ada kejelasan, Selasa (11/08/2015).

Dalam aksi tersebut, mereka meminta kepada Bupati Tuban untuk segera menyelesaikan kasus tanah milik warga yang mengalami sengketa dengan pihak PT Semen Indonesia. Jika tidak ada penyelesaian mereka mengancam melakukan boikot pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tuban 2015 ini.

Pantauan beritajatim.com di lapangan, puluhan warga dari Desa Gaji, Kecamatan Kerek, Tuban itu melakukan aksinya dengan menggelar orasi di depan kantor Pemkab Tuban. Mereka melakukan aksinya dengan berorasi dan membawa sejumlah poster yang berisikan tuntutan mereka warga yang tanahnya yang tidak bisa disertifikatkan.

Baca:  Sawah Ratusan Hektar di Tuban Terendam Banjir

“Kita terus terang saja sangat kecewa dengan Bupati Tuban, kita sudah membela beliau untuk menjadi Bupati. Tapi kenapa beliaunya diam, tidak pernah mau menemui kami untuk menyelesaikan masalah tanah kami,” terang Shodik, salah satu warga yang melakukan aksi tersebut.

Karena sudah terlalu lama kasus tanah dengan luasan 30,6 hektar yang ada di desa itu tidak kunjung diselesaikan, mereka mengaku sudah tidak percaya lagi dengan pemimpin yang ada di Pemkab Tuban. Sejak kasus ini mencuat, terhitung sudah ada tiga kali Pilkada dan pemimpin yang terpilih tidak pernah ada maksud menyelesaikan ini.

“Kalau dihitung sudah tiga kali Pilkada, tetapi tidak pernah ada yang peduli dengan nasib kami yang tanahnya terampas,” lanjut Shodik, saat melakukan aksi demo itu.

Dalam aksinya kali ini, puluhan warga Desa Gaji itu membentangkan spanduk dan melakukan tanda tangan di spanduk sebagai penyataan sikap melakukan boikot pelaksanaan Pilkada Tuban 2015 ini. Hal itu dilakukan setelah aksinya tidak berhasil bertemu dengan Bupati Tuban, Fatkhul Hud

Baca:  Yamaha Jatim Launching Yamaha New Vixion

“Kami akan kembali lagi kesini untuk bertemu dengan Bupati, dan menuntut supaya permasalahan tanah kami diselesaikan,” papar Abu Nasir, selaku koordinator aksi unjuk rasa itu.

Sementara itu, aksi demo puluhan warga yang diikuti ibu-ibu dan anak-anak di depan Pemkab Tuban bubar setelah ditemui Asisten Pemerintahan Kabupaten Tuban, Amin Sutoyo.

Selanjutnya mereka melanjutkan aksi di Polres Tuban untuk meminta kejelasan proses laporan warga terkait dugaan penjualan tanah yang dilakukan secara sepihak oleh mantan Kades Gaji kepada pihak perusahaan semen beberapa tahun silam. Source:berita jatim

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *