Home » Uncategorized » Demokrat Jatim Bantah Karsa Pecah di Pilgub Jatim 2013
Master tukang, tutorial pertukangan

Demokrat Jatim Bantah Karsa Pecah di Pilgub Jatim 2013

Demokrat Jatim Bantah Karsa Pecah di Pilgub Jatim 2013. PWNU dan Kalangan nahdliyin yang mengharapkan Gus Ipul maju sebagai Cagub jatim, telah memunculkan dugaan pecahnya duet Karsa (Soekarwo-Saifullah Yusuf). kenyataan ini telah membuat ketar-ketir pendukung Karsa, khususnya dari kalangan Demokrat yang berharap duet Karsa tetap utuh.

Potensi pecahnya Karsa ini langsung dibantah Bendahara DPD Demokrat Jatim Ahmad Iskandar yang menyatakan duet KarSa masih tetap utuh dan akan diusung kembali sebagai pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur dalam Pilgub Jatim 29 Agustus 2013. Karena selama ini, lanjut mantan Ketua Komisi A DPRD Jatim ini, duet Soekarwo dan Saifullah Yusuf di dalam memimpin Jatim tetap kompak hingga kini.

Bahkan keduanya pun masih saling memuji antara satu sama lain hingga kini di sejumlah kesematan, meski peta politik jelang pilgub terus memanas. “Kalau mereka pecah, pasti sudah ada tandatandanya. Dan tanda perpecahan itu tidak ada hingga kini, kecuali soal penjadwalan deklarasi saja,” tutur dia, sebagaimana dilansir Radar Surabaya.

Selain membantah keretakan hubungan Pakde-Gus Ipul, Bendahara Demokrat Jatim ini juga menampik isu kerenggangan antara Pakde dengan mantan Gubernur Jatim Imam Utomo. Mantan kepala Biro Adminsitrasi Pembangunan (AP) Setdaprov Jatim ini menyatakan hingga kini hubungan Pakde dengan Imam Utomo juga masih berjalan baik, bahkan tidak jauh beda dengan saat jelang pilgub 2008 lalu.

Baca:  Pendaftaran PPS Surabaya Sepi Peminat, KPU Galau

Kedua tokoh itu juga masih terus berkomunikasi. “Apa pun Pak Imam Utomo itu mantan atasan Pakde dan punya jasa besar. Pakde tahu itu, begitu juga dengan Pak Imam, yang menganggap Pakde itu murid sukses, sehingga beliau bangga,” jelas dia. Bagi dia, hubungan Imam Utomo dengan Pakde Karwo masih berjalan baik, begitu juga dengan Gus Ipul.

Ketiganya hingga kini masih melakukan komunikasi, dan ketiganya juga saling mendukung satu sama lain. “Partai Demokrat menganggap mereka bertiga itu seperti saudara sendiri,” tutur dia.

Memang , isu yang berkembang di luar menyebutkan hubungan Pakde Karwo dengan Imam Utomo tidak semesra dulu. Keretakan hubungan Pakde dengan Imam Utomo terlihat sekali dalam pencalonan ketua DPD PD Jatim beberapa waktu lalu. Saat itu, Imam Utomo terang-terangan mendukung Bagoes Haryosuseno menjadi ketua DPD Partai Demokrat Jatim dalam musyawarah daerah (musda) PD Jatim di Empire Palace Surabaya.

Baca:  Air Asia Bagi-bagi 2 Juta Kursi Gratis, Mau?

 Maklum, saat itu muncul gerakan kalangan NU untuk mengusung calon gubernur dari kader NU sediri, dan nama Gus Ipul disebutsebut sebagai salah satu calon kuatnya, selain juga nama Ketua Umum PP Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa. Saat dikonfirmasi, Pakde Karwo pun membenarkan tetap berharap bisa berduet lagi dengan Gus Ipul pada pilgub mendatang.

Meskipun, mantan Ketua Umum PP GP Ansor itu, kini banyak yang mendorong untuk maju sebagai calon gubernur dari kader NU. “Saya tetap berharap bisa bersama Gus Ipul. Tidak ada plan 1 (berpasangan dengan Gus Ipul) dan plan 2 (mencari cawagub alternatif),” ujarnya di ruang kerjanya, gedung Grahadi, kemarin.

Menguatnya wacana agar Gubernur Jatim mendatang dari NU membuat Wakil Gubernur Jatim Syaifulah Yusuf dikabarkan menolak untuk maju kembali bersama Soekarwo dan memilih maju menjadi calon gubernur pada pilgub Jatim 2013 mendatang.

Baca:  Belasan PSK Tuban Diduga Masih Pelajar

Kabar itu dikuatkan dengan adanya penolakan dari Gus Ipul atas ajakan Soekarwo untuk memajukan jadwal grand launching deklarasi KarSa Jilid II dari rencana semula 12 Februari 2013 ke Desember 2012.

“Saya mengatakan pada Pakde,kalau saya belum siap, saya masih mau melihat dinamika di NU dulu,” ujar Gus Ipul, Rabu (28/11/2012).

Gus Ipul mengaku siap menjadi Cagub jika mendapat restu dari NU. “Yang penting saat ini saya masih menunggu dinamika NU, seperti apa keputusan dari NU nanti. Saya tidak bisa mendahului NU, karena saya masuk dalam bagian NU,” tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, Gus Ipul kini semakin laris dilirik beberapa parpol untuk didukung maju menjadi Calon Gubernur Jatim

Nama Gus Ipul diusulkan PKB yang memastikan akan berkoalisi dengan PDI Perjuangan untuk direkomendasikan sebagai cagub bersama Khofifah Indar Parawansa. Bahkan, dalam waktu dekat, PKB akan memutuskan satu nama kader Nahdlatul Ulama (NU) yang akan diusung. (radarsurabaya/LI.com, editor Adit)

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *