Home » Uncategorized » Kebun Binatang Surabaya Terus Merugi DPRD Surabaya Heran
Master tukang, tutorial pertukangan

Kebun Binatang Surabaya Terus Merugi DPRD Surabaya Heran

Kebun Binatang Surabaya Terus Merugi DPRD Heran. Krisis yang dialami Kebun binatang Surabaya tak kunjung reda, setelah dihantam gonjangganjing pengelolaan dua kubu, Kebun Binatang Surabaya tak kunjung bangkit.  Kebun Binatang Surabaya yang  pernah berjaya di era 90-an kini semakin sepi pengunjung.

Humas Kebun Binatang Surabaya, Anthan Warsito mengatakan, secara angka pemasukan terkini, dirinya kurang tahu. Namun, turunnya jumlah pengunjung jelas berbanding lurus dengan jumlah pendapatan. “Tren pengunjung KBS memang turun. Kemarin saja pas libur panjang, cuma 7000-an pengunjung. Padahal dulunya, bisa lebih 50 ribu orang. Jadi, kalau tahun lalu per bulan bisa mendapat pemasukan Rp 200 juta-an, sekarang ya lebih sedikit,” tegas Anthan, Kamis (29/11/2012).

Menurunnya jumlah pengunjung dikarenakan beberapa hal. Selain ada isu-isu Kebun Binatang Surabaya tidak kondusif, dia juga menengarai faktor kemunculan wahana wisata baru di kota-kota di Jatim, juga ikut berpengaruh. “Sekarang pesaing sudah banyak. Dan wajar kalau orang berusaha nyari terbaik,” sambung dia.

Baca:  Belasan Tower Tak Berizin di Mojokerto di Segel

Namun, sepinya pengunjung juga karena tidak adanya terobosan baru di Kebun Binatang Surabaya yang bisa menyedot pengunjung. Meskipun KBS sebenarnya sudah memiliki fasilitas permainan anak, naik perahu dan atraksi satwa. “Belum ada gebrakan hebat, untuk menaikkan jumlah pengunjung. Sifatnya masih menjalankan tugas saja,” sambung lulusan Biologi UGM ini.

DPRD Surabaya Heran Dengan Kerugian Kebun Binatang Surabaya

Mochamad Machmud, Ketua Komisi B DPRD Surabaya, mengaku tidak habis pikir dengan klaim manajemen Kebun Binatang Surabaya  yang terus merugi. Menurut politisi Partai Demokrat itu, klaim rugi tersebut berbeda dengan kondisi KBS tahun lalu yang dianggap sehat dan untung.

“Kok bisa rugi itu lho. Padahal tahun lalu katanya untung. Namun untuk mengetahui arus kas KBS, tetap harus ada audit independen agar perhitungan pastinya terlihat,” tegas Machmud, Kamis (29/11/2012). Masih katanya, dia curiga manajemen tidak transparan dalam hal keuangan.

“Manajemen Kebun Binatang Surabaya bohong kalau mengaku rugi. Asal manajemennya tidak bodoh-bodoh amat, KBS tidak akan merugi kok. Jadi menurut saya lucu kalau KBS rugi. Nah manajemen sementaraKebun Binatang Surabaya ini kan sudah mengerti, bahkan ahli dalam bidang konservasi dan animal show,” tambahnya dengan nada heran.

Baca:  Pemuda Muhammadiyah Surabaya Siap Sukseskan Pilgub Jatim

Meski begitu, Machmud tidak menutup mata terkait pengaruh konflik di internal Kebun Binatang Surabaya membawa dampak pada pendapatan kebun binatang legendaris itu. Masih kata Machmud, manajemen harus transparan dengan kondisi keuangannya. “Penurunan pendatapan itu kan ada sebebnya. Tidak serta mereta kemudian ngaku rugi,” katanya. (surya.co.id, editor:anang)

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *