Home » Uncategorized » Kedung Rejo Bojonegoro Belum Pernah Terima (CSR)
Master tukang, tutorial pertukangan

Kedung Rejo Bojonegoro Belum Pernah Terima (CSR)

Desa Kedungrejo, Kecamatan Malo, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, belum pernah menerima dana “corporate social responsibility” (CSR) dari Pertamina EP “Asset 4 Field” Cepu, Jawa Tengah, yang selama ini menampung produksi minyak dari desa setempat.

Kepala Desa Kedungrejo, Kecamatan Malo, Bojonegoro Mustakim, di Bojonegoro, Jumat, mengatakan, Pertamina EP “Asset 4 Field” Cepu sama sekali belum pernah memberikan dana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) kepada desanya.

Padahal, katanya, desanya yang masuk wilayah kuasa pertambangan (WKP) Pertamina EP “Asset 4 Field” Cepu, terdapat seratusan sumur minyak yang dikelola Geo Cepu Indonesia (GCI).

Selain itu, lanjut dia, di desanya juga terdapat 25 sumur minyak yang dikelola warga masing-masing sumur minyak/25 warga, di antaranya, satu sumur minyak dengan kode KW 36 sudah berproduksi rata-rata 10 ribu liter/pekan.

Baca:  Anggota BPD Terjaring Razia Narkoba

“Sumur minyak tua yang ada di desa kami semua produksinya disetorkan kepada Pertamina EP “Asset 4 Field” Cepu,” tuturnya.

Oleh karena itu, ia juga Ketua Asosiasi Penambang Rakyat Bojonegoro Lariyanto, mendesak kepada Pertamina EP “Asset 4 Field” Cepu, memberikan “CSR” kepada Desa Kedungrejo.

“Dulu pernah ada pejabat Pertamina EP yang menjanjikan jalan di desa kami diperbaiki. Tapi sampai saat ini tidak ada kejelasannya,” kata Lariyanto, menambahkan.

Lebih lanjut Mustakim menjelaskan sumur minyak tua peninggalan Belanda yang ada di wilayah desanya menempati tanah warga dan tanah kawasan hutan Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Parengan, Tuban.

“Dalam mengelola sumur minyak tua di desa kami selama ini PT GCI belum pernah mengajukan izin kepada KPH Parengan, karena mengklaim sudah menjalin kerja sama operasi (KSO) dengan Pertamina EP “Asset 4 Field” Cepu,” tuturnya.

Baca:  Menguak Fakta Trend Batu Akik yang Anjlok dan Menurun

Bahkan, lanjut Mustakim, PT GCI tidak pernah membayar PBB dalam tiga tahun terakhir di lokasi tanah milik warga yang dibeli untuk lokasi pengeboran sumur minyak baru.

Ketua Komisi A DPRD Bojonegoro Sugeng, yang dimintai konfirmasi, menyatakan pihaknya akan memanggil Pertamina EP “Asset 4 Field” Cepu dan PT GCI terkait pengelolaan sumur minyak tua peninggalan Belanda di daerahnya terkait pengelolaan sumur minyak tua di daerahnya.

“Kami juga akan mendesak Pertamina segera memberikan “CSR” kepada Desa Kedungrejo,” katanya, menegaskan. (*)

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *