Home » Uncategorized » Murid Sekolah di Jember kenakan masker karena gangguan Abu Vulkanis
Master tukang, tutorial pertukangan

Murid Sekolah di Jember kenakan masker karena gangguan Abu Vulkanis

Abu vulkanis dari erupsi Gunung Raung masih saja mengguyur sebagian wilayah di Kabupaten Jember, Jawa Timur. Termasuk sejumlah sekolah di lereng gunung yang memiliki ketinggian 3.332 meter dari permukaan laut. Untuk menghindari bahaya abu vulkanis yang dapat mengganggu kesehata, pada murid di sekolah-sekolah mengenakan masker.

Salah satu sekolah yang masih terkena dampak abu vulkanis guung raung adalah SMP Negeri 3 Kecamatan Silo. Pada hari pertama masuk sekolah, guru-guru di sekolah tersebut membagikan masker kepada murid-muridnya.

Sebelum dilaksanakan di halaman sekolah, semua siswa memakai masker pelindung pernafasan terlebih dahulu karena hujan abu vulkanis masih mengguyur Kabupaten Jember.

“Kami membagikan masker kepada siswa pada hari pertama masuk sekolah karena hujan abu vulkanis masih mengguyur di Kecamatan Silo,” kata Kepala SMP Negeri 3 Silo, Edy Guntoro, Senin (27/7/2015).

Baca:  Surabaya dan Belgia Kerjasama Kembangkan Sister Port

Akibat guyuran abu vulkanis ini, siswa dan guru harus menggunakan masker saat melakukan aktivitas di luar ruangan untuk menghindari bahaya abu vulkanis yang dapat mengganggu kesehatan. Bahkan, aktivitas sekolah terganggu khususnya kegiatan siswa di uar kelas karena menjadi tidak leluasa.

“Siswa tidak bisa mengikuti kegiatan belajar di luar ruangan dengan bebas karena hujan abu vulkanis cukup pekat selama beberapa hari terakhir di lereng Gunung Raung,” tuturnya.

Lapisan abu vulkanis di sekolah sangat nampak karena gedung sekolah sendiri tidak digunakan selama masa libur lebara. Untuk itu, pada hari pertama masuk sekolah, guru dan SMP Negeri 3 Silo melaksanakan kegiatan bersih-bersih ruang kelas yang terpapar abu vulkanis.

Baca:  Foto Hot Mirip Polwan Briptu Rani Menyebar Lagi

Salah seorang siswa SMP Negeri 3 Silo, Jesika Rahmasari mengatakan abu vulkanis mengganggu kegiatan belajar siswa terutama di luar sehingga mereka harus mengenakan masker setiap saat.

“Para siswa harus mengurangi aktivitas di luar ruangan dan harus menggunakan masker saat berangkat atau pulang sekolah, sehingga sangat tidak nyaman,” katanya.

Meski demikian, Kepala Dinas Pendidikan Jember, Bambang Hariono, tetap mengimbau pihak sekolah tetap melaksanakan KBM dengan baik.

“Para guru dan siswa sebaiknya menggunakan masker. Saya berharap hujan abu vulkanis tidak mengganggu kegiatan belajar siswa dan KBM harus berjalan terus,” katanya.

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *