Home » Uncategorized » PDIP Jatim Siapkan Pramono Hadapi Karwo di Pilgub Jatim
Master tukang, tutorial pertukangan

PDIP Jatim Siapkan Pramono Hadapi Karwo di Pilgub Jatim

pramono anungPDIP Jatim Siapkan Pramono Hadapi Karwo di Pilgub Jatim 2013. Suhu politik jelang Pilgub Jatim 2013 tampaknya mulai memanas. Pasalnya, partai-partai yang sebelumnya bersikap pasif, kini mulai berani mengelus jagonya. Salah satunya PDIP Jatim. Bahkan di internal PDIP mulai menyebut-nyebut nama Sekjen DPP PDIP Pramono Anung untuk diusung sebagai calon gubernur (cagub) dari partai bergambar banteng moncong putih tersebut.

Selain nama Pramono Anung, nama lain yang sudah mulai diwacanakan adalah Djarot Saiful Hidayat (mantan wali kota Blitar) dan Bambang DH (wakil wali kota Surabaya). Ketua Bidang Pemenangan pemilu DPD PDIP Jatim Suhandoyo dikonfirmasi tidak menapik wacana sejumlah tokoh PDIP itu karena pihaknya memang punya tekad untuk mengusung kader sendiri. “Ini untuk mendukung kinerja partai PDIP. Karena itu, partai akan lebih mengawal kader internal untuk maju ke kursi pilgub,” tegas Suhandoyo.

Dikatakan, selama ini kekuatan PDIP selalu tetap utuh dan solid mendukung kadernya. Namun begitu, untuk menjaga keutuhan dan soliditas partai, mekanisme partai tetap akan ditempuh untuk menjaring hingga menentukan calon. Sesuai rencana, pihaknya akan membuka pendaftaran cagub/cawagub dibarengkan dengan rakernas PDIP di Surabaya pada 12 Oktober sampai 15 Oktober 2012.

Baca:  Berikut Cara Memperoleh Air Tangki PDAM Sidoarjo

Saat itu, diikuti oleh 1.700 kader dan pengurus PDIP serta dihadiri Ketua Umum PDIP Megawati Soekarno Putri. “Pada momen itu, pendaftaran cagun/ cawagub akan dilakukan,” ucapnya. Sementara itu, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) secara diam-diam telah menyiapkan tiga nama untuk diusung dan disandingkan dengan Soekarwo pada pilgub Jatim, 29 Agustus tahun 2013.

Ketiga nama itu merupakan kader tulen NU baik secara struktural maupun kultural itu sebagai bentuk apresiasi keinginan Gubernur Jatim Soekarwo menggandeng kader NU. Sekretaris DPW PKB Jatim Thoriqul Haq membenarkan kalau pihaknya menyiapkan tiga nama untuk disandingkan dengan Pakde Karwo. “Ketiga nama itu adalah Saifullah Yusuf, Imam Nahrawi dan Abdul Halim Iskandar,” ucap Thoriqul Haq, kemarin.

Diakui, ketiga orang itu memiliki kelebihan dan kekurangan.Gus Ipul —panggilan akrab Saifullah Yusuf— misalnya, selama ini menjadi wagub mendampingi Pakde sangat harmonis dan mampu menjalankan fungsinya sebagaimana mestinya sehingga tidak overlap dengan tugas dan kewenangan gubernur. Sedangkan Imam Nahrawi, lanjut Thoriq juga tidak kalah dibanding Gus Ipul karena ke NU-annya tak perlu diragukan lagi. Bahkan dia juga berpengalaman baik di organisasi banom NU maupun dunia politik dan jabatan terakhirnya adalah sekjen DPP PKB.

Begitu juga dengan Abdul Halim Iskandar yang saat ini menjadi Ketua DPW PKB Jatim. “Tapi pilihan terakhir, kami diserahkan sepenuhnya kepada Pakde Karwo,” tutur dia. Namun indikasi kuat yang dikehendaki PKB maju mendampingi Pakde Karwo adalah Imam Nahrawi. Abhkan belakangan, beredar di internal PKB gambar poster Soekarwo-Imam Nahrawi (Karim) dengan tagline ‘Menuju Jawa Timur Lebih Baik’ 2013-2018 disertai logo Pemprov Jatim dan backgroud Jembatan Suramadu.

Baca:  Rupiah Salah Satu Mata Uang Paling Tidak Berharga di Dunia

Ketua Dewan Syuro DPP PKB KH Azis Mansyur memastikan, PKB tidak akan mengusung Abdul Halim Islandar sebagai cagub Jatim, jika Pakde Karwo tetap bergandengan dengan Gus Ipul. Ini karena PKB saat pilgub Jatim 2008 lalu mendukung Karsa dan ingin melanjutkan pada periode selanjutnya. PKB hingga kini masih belum mempunyai calon, dan PKB baru akan berfikir ulang jika Pakde Karwo dan Gus Ipul pecah.

Terpisah, Gubernur Soekarwo ketika dikonfirmasi soal itu hanya tertawa. Alasannya, hingga saat ini dia belum berani mendeklarasikan secara resmi siapa pasangan wagub yang akan digandeng pada Pilgub mendatang. “Sampeyan iku onok-onok ae. Wong saya sendiri saja belum mengumumkan pasangannya siapa, kok sudah dipasang-pasangkan,” kelakar Pakde saat ditemui usai sholat Jum’at di Masjid Baitul Hamdi komplek Kantor Gubernur di Jalan Pahlawan Surabaya.

Baca:  Jangan Larang Khofifah Maju Pilgub Jatim 2018!

Didesak kapan launching pasangan Cagub-Cawagub dilakukan, Soekarwo mengatakan akan diumumkan pada akhir September atau awal Oktober 2012 ini. “Ada beberapa pertimbangan dan kesibukan, seperti APBD Jatim 2013 sehingga bisa saja mundur,” dalihnya. (rou/yud/jpnn)

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *