Home » Uncategorized » Polisi selidiki rekaman CCTV Kericuhan di Kawasan Exxonmobil Cepu Bojonegoro
Master tukang, tutorial pertukangan

Polisi selidiki rekaman CCTV Kericuhan di Kawasan Exxonmobil Cepu Bojonegoro

Pihak yang berwajub hingga kini masih menyelidiki kasus kerusuhan yang terjadi di Enggeneering procurment Contructrion (EPC-1) pada Sabtu (1/8) siang. Lokasi tersebut merupakan kawasan pengeboran minyak yang dikelola oleh Exxonmobil Cepu Limited di Desa Mojodelik, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro.

Penyidik menemukan beberapa barang bukti terkait kerusuhan tersebut. Salah satu barang bukti kuat terkait kronologi kerusuha adalah rekaman circuit closed television (CCTV) di lokasi kerusuhan di Engeneering Procurement Contructions (EPC)-1 di Desa Mojodelik, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa timur. Barang ini akan menjadi bahan penyidikan Polres Bojonegoro terutama terkait kronologi peristiwa.

AKBP Hendri Fiuser, Kapolres Bojonegoro mengatakan, “CCTV salah satu yang menjadi bahan penyidikan kami, tidak perlu masuk ke sana.”

Baca:  Cara Daftar CPNS Surabaya 2013 dan Persyaratannya

Sebelumnya, pihak penyidik Polres Bojonegoro juga telah memintai keterangan 20 saksi yang melihat langsung peristiwa yang melibatkan perusakan kantor, pelemparan batu ke kaca kantor, menjungkirkan mobil, membakar pos pengamanan, serta merusak pintu.

“Saya tidak tahu siapa mereka yang melihat, apakah dari EMCL (Exxonmobil Cepu Limites-operator pengeboran minyak di Lapangan Banyu Urip Kabupaten Bojonegoro), PT Tripatra, atau pekerja. Yang melihat kejadian langsung, kami periksa,” ungkapnya.

Berikut adalah kronologi kerusuhan yang melibatkan sekitar 8.000 pekerja:

  1. Sekitar pukul 11.00 : Para pekerja mempersiapkan diri menjelang waktu istirahat.
  2. Tumpukan pekerja antri di satu pintu. Beberapa orang pekerja ada yang terjadi karena mereka berdesakan keluar.
  3. Pukul 11.30 : Melihat antrean panjang dan ada pekerja terjatuh karena berebut keluar, tanpa ada yang mengkoordinir, mereka langsung mengamuk.
  4. Kepala Security, Joko Herlambang mencoba menenangkan para pekerja, Namun, dia malah menjadi amukan massa.
  5. Satu mobil dibakar, empat mobil dirusak. Mobil yang dirusak antara lain jenis Pajero, Fortuner, Innova, Ranger.
  6. Pekerja melempar batu ke perkantoran, kaca kantor pecah, pos keamanan dibakar.
  7. Ribuan pekerja itu lalu mendatangi kantor PT Tripatra dan EMCL yang berjarak sekitar 5 km. Namun, di kantor itu tidak ada pimpinan manajemen.
  8. Sekitar pukul 14.00, para pekerja membubarkan diri dan pulang ke rumah.
Baca:  Pembangunan Teluk Lamong Sudah Mencapai 69%

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *