Home » Dunia » Mekkah Seperti Las Vegas, Rumah Abu bakar Jadi Hotel Hilton
Master tukang, tutorial pertukangan

Mekkah Seperti Las Vegas, Rumah Abu bakar Jadi Hotel Hilton

Mekkah Seperti Las Vegas, Makam Abu bakar Jadi Hotel Hilton. “Memang benar Mekkah sudah tidak sakral lagi buat beribadah karena sudah terlalu modern. Mekkah kini telah menjadi seperti Manhattan dan Las Vegas,” begitu kata Direktur Eksekutif the Islamic Heritage Research Foundation, Irfan al Alawi menyebut kondisi Kota Suci Mekkah sekarang ini.

Pernyataan Irfan itu bukan tanpa sebab. Sejak Pemerintah Saudi berencana memperluas wilayah Kota Mekkah dan Madinah tahun 2012 lalu, situs-situs bersejarah Islam banyak yang tergusur. Sekitar 4.500 situs bersejarah hilang sejak setengah abad lalu. Padahal situs-situs itu sudah ada ketika Nabi Muhammad SAW masih hidup bersama para sahabatnya.

“Dalam 50 atau 60 tahun terakhir, kita telah kehilangan hampir 4.500 situs Islam bersejarah semasa hidup Nabi Muhammad, ahlul bait, dan para sahabat,” ujarnya.

Baca:  Dramatis, Presenter Ini Bacakan Berita Live Kecelakan Suaminya yang Meninggal

Bahkan rencananya, makam Nabi Muhamad SAW juga akan dipindahkan. Ironisnya rumah Aminah (ibu Rasulullah), kediaman Khadijah (istri Rasulullah) yang terletak di Masjidil Haram kini sudah raib tergusur pelebaran pembangunan masjidil haram.

mekkah-tak-lagi-sakral

Pemerintah Saudi memang sedang gencar membangun pelebaran tempat ibadah di Kota Mekkah dan Madinah. Dana yang digelontorkan pun tak tanggung-tanggung. Untuk proyek King Abdullah Expansion, yakni pembangunan Masjidil Haram itu, Saudi menggelontorkan dana USD 21 miliar.

Pada 19 Agustus 2011 silam merupakan awal pertama kalinya pengembangan kompleks Masjidil Haram dilakukan. Ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Raja Abdullah bin Abdul Aziz.

Pelebaran Mekkah memang memiliki alasan sendiri oleh Kerajaan Saudi. Rencana pembangunan itu diperuntukan bagi para jamaah haji yang terus meningkat saban musim haji. Pembangunan itu pun ditangani dengan sistem mekanik yang begitu canggih.

Baca:  Pria Ini Tuang Bensin ke Kakbah dan Hendak Bakar Diri

Jika selesai, Masjidil Haram memang diperkirakan mampu menampung jamaah haji sebanyak 1,2 juta orang. Pembangunan itu direncanakan bakal rampung pada 2020 mendatang. Namun sayang, di sisi lain pembangunan itu melanggengkan situs-situs sejarah Islam untuk dimusnahkan.

Menurut Irfan al Alawi, dalam perkembangannya pembangunan itu justru membuat sejarah Islam terkubur. Misalnya, rumah sahabat nabi, Abu Bakar kini berganti menjadi Hotel Hilton. Hotel tersebut langsung menghadap ke Masjidil Haram. Bahkan teranyar, modernisasi Mekkah juga bakal menggusur rumah kelahiran nabi.

Rumah bersejarah itu bakal diganti dengan perpustakaan dan istana imam Masjid Al-Haram. “Saya pikir sangat penting bagi kaum muslim dari seluruh dunia untuk menyadari apa yang sebenarnya telah terjadi,” ujar Alawi.

Baca:  Bantuan Warga Indonesia untuk Aleppo Jatuh ke Tangan ISIS?

Peneliti sejarah warisan Islam ini menegaskan dan mendorong muslim dunia untuk sadar jika Islam bisa jadi nantinya hanya menjadi agama dongeng. “Kita harus sadar soal apa yang telah terjadi di Mekkah dan Madinah. Sejak 1924 sampai sekarang dan apa yang bakal terjadi di masa depan,” katanya. (Merdeka)

Kata Pencarian:

Hotel abubakar mekkah (1)

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *