Home » Dunia » Pemerintah Tajikistan Anggap Jenggot Dan Jilbab Ciri Islam Radikal
Master tukang, tutorial pertukangan

Pemerintah Tajikistan Anggap Jenggot Dan Jilbab Ciri Islam Radikal

Para petinggi di negara Tajikistan mengeluarkan peraturan jika para pria dilarang memelihara jenggot. Sehingga cukur masal jenggot dilakukan kepada 13 ribu pria oleh kepolisian Tajikistan.

Cukur masal jenggot tersebut dilakukan untuk mencegah merebaknya aliran islam radikal di Tajikistan.

Selain larangan memelihara jenggot, pemerintah Tajikistan juga melarang perempuan memakai jilbab. Bahkan larangan memakai jilbab tersebut juga diwajibkan di sekolah hingga perguruan tinggi.

Keadaan pelarangan memelihara jenggot tersebut diungkapkan oleh salah seorang warga Tajikistan yang dimuat dalam BBC.co.uk yang menyatakan jika dirinya dipermalukan dan dipaksa untuk mencukur jenggotnya.

Keadaan seperti itu mendapat dukungan dari Emomali Rahmon Presiden Tajikistan. Rahmon mengatakan dalam pidatonya jika dia mengajak seluruh dunia untuk bekerjasama dalam mencegah aliran ekstremisme dan terorisme dengan melarang orang memelihara jenggot dan mengenakan jilbab.

Baca:  Ngeri!, Kakak Kim Jong Un di Bunuh Wanita Indonesia?

Hukuman yang berat juga pantas untuk dikenakan kepada para pelaku terorisme yang dapat mengancam keselematan orang banyak. Oleh sebab itulah untuk mencegah penyebar luasan aliran islam radikal maka pemerintahannya membuat peraturan jika pria dilarang memelihara jenggot dan wanita dilarang memakai jilbab.

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *