Home » Gresik » Ekonomi Gresik » 10.000 Mangrove Ditanam di Ujung Pangkah Gresik

10.000 Mangrove Ditanam di Ujung Pangkah Gresik

10.000 Mangrove Ditanam di Ujung Pangkah Gresik. Operator minyak dan gas blok pangkah Saka Indonesia Pangkah Limited (SPIL) yang merupakan anak perusahaan PGN melakukan penanaman sedikitnya 10 ribu mangrove di Ujungpangkah Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Penanaman mangrove ini sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekitar perusahaan dan pemberdaaan nelayan.

Vice President Goverment Relations Social Responsibility Saka Purwanto Nugroho di Gresik, Kamis (24/1) mengatakan penanaman ini merupakan bentuk upaya perusahaan dalam merangkul warga Desa Banyuurip, Unjungpangkah, Gresik. Selain penanaman, SPIL juga melakukan upaya pembibitan mangrove yang dirintis bersama Rukun Nelayan Tirta Buana Desa Banyuurip, Kecamatan Ujungpangkah dengan luas 33,6 meter persegi dan disediakan lebih dari 60 ribu bibit mangrove serta 4 ribu bibit cemara pantai.

Baca:  Newmont Siap Kirim 8000 Ton Konsentrat Tembaga ke Gresik

“Pembibitan ini memiliki aspek pemberdayaan, dan keluarga nelayan juga mendapat penghasilan tambahan dari penjualan bibit mangrove nantinya,” ucap Purwanto disela penanaman bibit mangrove di Banyuurip, Ujungpangkah.

Ia mengatakan, upaya ini juga untuk mendukung pengembangan ekowisata di sekitar wilayah operasi perusahaan Saka yang ada di Kabupaten Gresik.
General Manager Saka Tumbur Parlindungan mengatakan Saka menaruh apresiasi kepada upaya pemberdayaan masyarakat sebagai wujud komitmen peduli lingkungan, sebab sejalan dengan agenda Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) yang dicanangkan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI.

“Bersamaan dengan penanaman mangrove, kami juga meluncurkan Program Mangrove Planting, yakni mengembangkan bibit yang berasal dari masyarakat setempat,” tuturnya.

Baca:  Angkot di Gresik Menggunakan Gas, Lebih Hemat dan Bersih

Sementara itu, terkait penemuan cadangan migas yang diperkirakan mencapai kisaran 300 juta barel setara minyak di sumur eksplorasi Sidayu-4, Blok Pangkah, atau lepas pantai Jawa Timur pada September 2016, Tumbur mengharapkan hasil produksinya nanti memberikan kontribusi signifikan pada tahun 2020.
“Saat ini Saka sedang melakukan persiapan pengajuan ‘Plan Of Development’ (POD) untuk tahun 2017 dan apabila sudah siap akan dikirimkan ke SKK Migas,” katanya. (ANTARA)

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *