Home » Uncategorized » 5000 Solar Subsidi Diamankan Polres Madiun

5000 Solar Subsidi Diamankan Polres Madiun

5000 Solar Subsidi Diamankan Polres Madiun. Petugas Kepolisian Resor (Polres) Madiun Kota, Jawa Timur, mengamankan sebanyak 5.000 liter BBM bersubsidi jenis solar yang merupakan hasil penimbunan warga di wilayah hukumnya. Kepala Satuan Reskrim Polres Madiun Kota, AKP Wasno, Senin (17/11), mengatakan, ribuan solar tersebut diamankan di halaman rumah milik Siramiyati di Jalan Sumbersono Nomor 1 Desa Jiwan, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun.

“Kami menemukan sejumlah solar yang mencurigakan, sehingga kami amankan sebagai penimbunan BBM,” ujar AKP Wasno kepada wartawan.

Menurut dia, temuan penimbunan solar tersebut seiring dengan kegiatan pemantauan distribusi BBM bersubsidi yang dilakukan polisi menjelang rencana kenaikkan harga BBM. Ribuan liter solar tersebut disimpan di sebuah tangki plastik berkapasitas 5.000 liter. Selain itu, polisi juga mengamankan barang bukti lain sebanyak lima jeriken kosong dengan kapasitas 30 liter per jeriken. Hanya saja, hingga kini polisi belum menetapkan tersangka dalam kasus penimbunan BBM tersebut.

Baca:  Belasan PSK Tuban Diduga Masih Pelajar

Menindaklanjuti temuan itu, kepolisian setempat sudah mendatangkan tiga orang saksi ahli dari PT Pertamina. Selain itu, untuk memperkuat penyelidikannya, polisi sudah memeriksa enam orang saksi untuk dimintai keterangan, dua orang di antaranya adalah mantan anggota dewan Kabupaten Madiun.

Meski saksi yang dihadirkan lebih dari cukup, namun AKP Wasno masih melakukan analisis dan kajian tentang kasus tersebut yang mengarah ke pelanggaran UU Minyak Bumi dan Gas. “Kami sampai saat ini masih melakukan penyelidikan terkait penemuan solar tersebut. Jadi kami juga belum menemukan siapa pemilik dan untuk apa solar tersebut berada di lahan itu,” kata Wasno.

Sementara, Siramiyati membantah jika ribuan solar tersebut miliknya. Ia mengaku solar tersebut merupakan milik seseorang yang dititipkan di halaman rumahnya. Untuk biaya penitipan, Siramiyati mengaku mendapat jatah uang sebesar Rp 1 juta. Ia juga tidak tahu, solar tersebut akan digunakan untuk apa.

“Kasus ini masih kami selidiki lebih lanjut. Selain itu, polisi juga akan terus memantau pendistribusian BBM bersubsidi di seluruh SPBU yang ada. Hal itu bertujuan untuk mengantisipasi praktik penimbunan dan kegiatan lain yang melanggar hukum jelang rencana pemerintah menaikkan harga BBM,” katanya.

Baca:  Membaca Karakter Pria dari Posisi Seks Favoritnya

Penulis: /EPR

Sumber:Antara

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *