Home » Gresik » Peristiwa » 6 Kecamatan Dilanda Banjir, BPBD Gresik Tetapkan Siaga Satu
banjir gresik

6 Kecamatan Dilanda Banjir, BPBD Gresik Tetapkan Siaga Satu

6 Kecamatan Dilanda Banjir, BPBD Gresik Tetapkan Siaga Satu. Banjir yang merendam wilayah Kabupaten Gresim Jawa Timur, sejak 2 hari kemarin. Membuat, pihak Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik, menetapkan status siaga satu. Sebab, sudah ada 6 Kecamatan yang dilanda banjir. Yakni, Balongpanggang, Benjeng, Cerme, Menganti, Dukun dan Bungah.

 “Banjir yang melanda 6 Kecamatan tersebut, disebabkan meluapnya air Kali Lamong dan Sungai Bengawan Solo. Karena, diwilayah Gresik ini terdapat dua aliran sungai itu yang jika meluap mengakibatkan banjir,” kata, Kepala BPBD Gresik, Abu Hasan, Minggu (25/2/2018).

“Ketinggian banjir bervariatif, mulai 20 Cm – 70 Cm. Seperti, yang terjadi disejumlah Desa di Kecamatan Balongpanggang maupun Benjeng yang tidak hanya merendam pemukiman warga, areal persawahan, jalan, sekolahan, Kantor Kecamatan, Markas Koramil hingga PLN,” ujarnya.

Baca:  Pasutri Gresik Pengedar Narkoba Dibekuk Polres Gresik

Di tambahkan Abu Hasan berdasarkan laporan yang masuk ke BPBD Gresik, Desa-Desa yang tergenang air adalah Desa Pucung, Kecamatan Balongpanggang. Kemudian, Desa Sedapurklagen, Deliksumber, Kedungrukem, Desa Munggugianti, Lundo, dan Bulurejo, yang ada di Kecamatan Benjeng.

“Jika intensitas hujan masih tinggi, maka tidak menutup kemungkinan banjir akan meluas hingga ke wilayah Gresik selatan dan utara,” tandasnya

Sementara, Camat Benjeng Nuryadi menuturkan ada 7 Desa di Benjeng yang tergenang air luapan Kali Lamong. Yakni, Desa Sedapurklagen, Delik Sumber, Kedung Rukem, Munggugianti , Bulurejo, Loundo dan Desa Bulangkulon.

“Wilayah pemukiman warga yang paling parah terdampak banjir yakni Desa Kedung Rukem. Sebab, 475 rumah warga tergenang banjir setinggi 60 Cm,” ucapnya.

Baca:  BPBD Gresik Siapkan 500 Tangki Air untuk Warga

“Untuk total rumah warga di 7 Desa, yang tergenang banjir jumlahnya di atas 2000 rumah. Sedangkan, dari 7 Desa di Kecamatan Benjeng yang terdampak, ada sekitar 5 Desa yang paling terdampak,” ungkapnya.

“Memang saat ini luapan Kali Lamong tidak separah tahun lalu, karena anak sungai Kali Lamong sudah ada perbaikan, sehingga air cepat mengalir dan juga cepat surut. Mudah-mudahan tidak turun hujan lagi supaya cepat surut, kasihan warga,” harapnya.

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *