Home » Gresik » Ekonomi Gresik » 62 Dusun di Gresik Berpotensi Kekurangan Air bersih Akibat Kekeringan
gresik gagal panen

62 Dusun di Gresik Berpotensi Kekurangan Air bersih Akibat Kekeringan

Kekeringna masih menjadi ancaman di beberapa kawasan kabupaten Gresik. 62 Dusun di Gresik Berpotensi Kekurangan Air bersih Akibat Kekeringan. Kekeringan mulai mengintai wilayah Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Tercatat, ada enam dari 18 kecamatan yang wilayahnya mengalami kekeringan dan berpotensi kekurangan air bersih.

Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik mencatat, wilayah yang berpotensi kekurangan air bersih adalah Kecamatan Benjeng dengan delapan desa, Kecamatan Cerme ada empat desa, Kecamatan Duduksampeyan dengan enam desa, Kecamatan Kedamean dengan tiga desa, Kecamatan Sidayu ada dua desa, dan terakhir Kecamatan Bungah dengan tiga desa. Total, ada sebanyak 63.648 orang dari 15.128 kepala keluarga (KK).

Baca:  Menetri Pariwisata Kunjungi Panceng Gresik, Cek Kelayakan KEK

“Kalau catatan kami ada sekitar 62 dusun berpotensi mengalami kekeringan di wilayah Gresik Selatan dan Utara. Praktis mereka terancam juga kekurangan air bersih dan itu terjadi dalam setiap tahunnya,” ujar Kepala BPBD Gresik Tarso Soegito, Minggu (29/7/2018).

Meski begitu, lanjut Tarso, pihaknya telah memetakan wilayah berpotensi kekeringan sehingga mudah memberikan bantuan dropping air bersih dan mengantisipasi kekeringan yang akut. BPBD Gresik berencana melakukan dropping ar bersih Agustus 2018.

“Nantinya kami bergantian melakukan dropping air bersih di enam wilayah kecamatan yang sudah kami petakan,” kata dia.

Dia mengakui, program dropping air bersih bukan hanya kali ini saja. Setiap tahun, saat musim kemarau datang BPBD Gresik selalu membantu masyarakat yang kekurangan ar bersih. BPBD Gresik bekerja sama dengan beberapa perusahaan di Gresik.

Menurutnya, BPBD Gresik sudah membuat program jangka panjang mengantisipasi kekeringan yang melanda setiap tahunnya. Di antaranya, program pipanisasi PDAM ke daerah yang menjadi langganan kekeringan.

Baca:  Ramayana Gresik Segera Ditutup?

“Juga kami membuat sumur di desa maupun dusun yang menjadi langganan kekeringan. Juga membuat tandon yang bisa dipakai menampung air bersih,” pungkas dia.

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *