Home » Uncategorized » Aburizal Bakrie Buka Peluang Usung Khofifah Maju Pilgub Jatim 2013
aburizal Bakrie

Aburizal Bakrie Buka Peluang Usung Khofifah Maju Pilgub Jatim 2013

Aburizaburizal Bakrieal Bakrie Buka Peluang Usung Khofifah Maju Pilgub Jatim 2013. Ketua DPD Partai Golkar Jatim, Martono, bisa terancam sanksi. Hal ini menyusul sikapnya yang terus mendukung pasangan incumbent Soekarwo-Saifullah Yusuf (KarSa). Padahal, hingga saat ini DPP Partai Golkar belum memutuskan siapa pasangan calon yang akan didukung dalam pilgub Jatim 2013 nanti.

Ketua Umum DPP Partai Golkar, Aburizal Bakrie menegaskan, hingga saat ini Golkar belum memutuskan siapa yang akan didukung dalam pilgub Jatim 2013. Baik untuk cagub maupun cawagub. Karena itu jika pengurus di daerah sudah menyatakan dukungannya pada calon tertentu, hal itu belum menjadi sikap resmi partai.

“Saya tegaskan sekali lagi jika DPP hingga saat ini belum memutuskan siapasiapa untuk diusung dalam pilgub Jatim. Itu artinya, siapa saja masih berpeluang untuk didukung. Baik kader internal ataupun eksternal. Bisa saja, Golkar nanti berkoalisi dengan PKB untuk sama-sama mengusung calonnya,’’ tegas Ical —sapaan Abu Rizal Bakrie—di sela-sela kunjungan di Surabaya, kemarin (25/2).

Baca:  Ayo...! Ada Ribuan Lowongan Kerja di Airlangga Career Fair

Ia didampingi Sekretaris DPP Partai Golkar Jatim, Gesang Budiarso. Karena itu, Ical mengaku bisa saja Golkar malah memberikan dukungannya kepada Ketua Umum PP Muslimat NU, Khofifah Indar Parawansa, yang diusung sebagai calon gubernur (cagub) oleh PKB. ‘’Mungkin saja calon yang diusung PKB akan berkolaborasi dengan Golkar,’’ ungkapnya dengan mimik serius.

Meski demikian, Ical mengaku hingga saat ini belum ada komunikasi antara Golkar dengan DPP PKB terkait koalisi. ‘’Belum, belum ada komunikasi.
Tapi yang pasti, kami membuka koalisi dengan siapa saja. Termasuk PKB yang hingga kini belum menentukan calonnya untuk diusung,’’ lanjut mantan Menko Perekonomian ini.

Baca:  Kementrian Kelautan Bangun Cold Storage di Brondong Lamongan

Yang jelas, lanjutnya, rekomendasi Partai Golkar untuk pasangan calon akan ditentukan satu minggu sebelum pendaftaran cagub Jatim di KPU yang dijadwalkan pada 13 Mei 2013. ’’Rekom bisa saja turun satu minggu sebelum pendaftaran. Tetapi sekarang ini masih jauh. Golkar masih bisa mencari calon yang layak diusung sesuai dengan keinginan rakyat Jatim,’’ tandasnya.

Bagaimana dengan mereka yang mendukung calon yang tidak direkomendasi DPP? Menurut Ical, sesuai AD/ART partai, jelas akan diberikan sanksi tegas kepada kader yang tidak patuh dengan keputusan partai. Untuk anggota DPR RI harus mundur lebih dahulu dari keanggotaannya. Sedang kalau yang bersangkutan duduk sebagai ketua DPD Partai Golkar seperti Martono, akan dicopot dari jabatannya.

Baca:  Survey Kompas, Khofifah Unggul dari Gus Ipul di Pilgub Jatim 2018

‘’Sanksi itu sudah jelas. Begitu pula dengan mereka yang tidak mendukung keputusan DPP akan dicopot dari jabatannya,’’ tambah Ical yang’dicalonkan Golkar dalam pilpres 2014. Pernyataan Ical ini bisa jadi menjadi isyarat ancaman kepada Martono yang cenderung mendukung duet Kar- Sa. Bahkan ketika dikonfirmasi beberapa waktu lalu, Martono tetap bersikukuh jika Rapimwil DPD Partai Golkar Jatim salah satunya merekomendasikan mendukung Soekarwo sebagai cagub Jatim 2013. (rou/jay/radarsby.com/jpnn.com)

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *