Home » Gresik » Agus Junaidi Pimpin GP Ansor Gresik

Agus Junaidi Pimpin GP Ansor Gresik

Agus Junaidi Pimpin GP Ansor Gresik. Mantan Sekretaris Ansor, Agus Junaidi terpilih secara aklamasi memimpin GP Ansor periode 2016-2020. Agus Junaidi menjadi Calon Tunggal sehingga bisa langsung ditetapkan.

“Karena calonnya hanya satu, maka sesuai Tatib Konfercab XV GP Ansor Gresik dalam ditetapkan. Berarti disetujui Agus Junaidi Hamzah menjadi ketua PC GP Ansor Gresik periode 2016-2020,” ujar Khoirul Huda, Minggu (29/05/2016).

Meski akhirnya berlangsung lancar, namun kegiatan yang dihadiri Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrowi itu dibayangi ancaman boikot dari kubu M Faizin, ketua PC GP Ansor demisioner. Sebab, mantan anggota KPU dan Panwaskab itu tidak lolos tahap pencalonan, akibat syarat dukungan tiga PAC tidak terpenuhi.

Baca:  Gudang Batu Bara di Gresik Ludes Terbakar, Tak Ada Korban

“Konfercab harus dibatalkan, karena panitia sudah tidak adil, tidak independen maupun berpihak. Coba dibuktikan saja, Korcab akan ditunda,” ancam Tamam, Pembina PAC GP Ansor Ujungpagkah seperti disampaikan dalam medsos.

Upaya pembatalan itu memang dilakukan kubu M Faizin. Terbukti, peberangkatan peserta dari Ujungpagkah dan PAC Bungah sempat diduga ada sabotase. Satu mobil rombongan PAC Ujungpangkah dibawa ke Surabaya. Dan, rombongan PAC Bungah terlambat hadir karena ada mobilisasi pelarangan.

Bahkan, pelarangan hadir juga terjadi di arena Konfercab. Rombongan PAC Kebomas tiba-tiba meinggalkan arena konferensi. Mengingat PAC Kebomas memberikan rekomendasi M Faizin. Akibatnya, sekitar tiga ranting yang hadir dan Sekretaris PAC Kebomas H Iwan meninggalkan arena konfercab.

“Iya, memang ada instruksi diduga dari kubu Faizin untuk meninggalkan konfercab. Supaya konfercab tidak memnuhi quorum,” ujar seorang peserta yang menolak disebut namanya.

Baca:  Pilkada Gresik 2015, GP Ansor Gresik Memilih Netral

Ketua Panitia Konfercab XV GP Ansor Gresik, Mas’ud mengatakanbkegiatan konfercab berjalan lancar. Dari 355 hak pilih dari 16 ranting dan 249 ranting, yang hadir sekitar 204 peserta yang mempunyai hak pilih. Sehingga, tidak alasan untuk membatalkan konfercab.

“Kami memikirkan bagiamana acara sukses. Sukses penyelenggaraan dan sukses pemilihan,” tukasnya.

Sedangkan Agus Junaidi mengatakan, pihaknya merasa berat menerimah amanah sebagai ketua. Namun, sebagai mandatoris konfercab, pihaknya sidap untuk menjalankan dan membawa Ansor Gresik yang mandiri.

“Kami siap membawa Ansor Gresik secara ekonomi, dan organisasi,” pungkasnya. [dny/ted/Beritajatim]

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *