Home » Travelling & Wisata Jatim » Air Terjun Kedungmaor Bojonegoro Diserbu Wisatawan

Air Terjun Kedungmaor Bojonegoro Diserbu Wisatawan

Air Terjun Kedungmaor Bojonegoro Diserbu Wisatawan. Pesona air terjun Kedungmaor di Desa Kedungsari, Kecamatan Temayang, benar-benar dielu-elukan oleh banyak orang. Sebuah kedung atau kubangan air besar berwarna hijau yang merupakan aliran air dari Kali Soko tersebut berhasil membuat para pengunjung takjub.

Terletak di sebelah selatan Desa Kedungsari, kurang lebih 3 Km dari Kantor Desa Kedungsari atau sekitar 15 menit di tempuh dengan sepeda motor. Atau lebih tepatnya di kawasan hutan RPH (Resort Pemangkuaan Hutan) Tretes, KPH (Kesatuan Pemangkuan Hutan) Bojonegoro.

Merupakan air terjun yang berasal dari aliran Kali Soko dan air limpahan dari Waduk Pacal. Di musim penghujan, suara gemuruh dari air terjun bisa terdengar sampai pemukiman di sekitar. Namun di musim kemarau suara gemuruh tersebut tidak terdengar lagi, karenaaliran air dari Kali Soko maupun dari Waduk Pacal tidak ada.

Meskipun begitu tidak mengurangi keindahan dari pada Kedung Maor itu sendiri, air yang jenih dan ikan – ikan air tawar yang berada di dalamnya sangat mempesona.

Selain dibuat wisata pada musim liburan sekolah, pada bulan Ramadhan juga digunakan sebagai tempat ngabuburit, objek wisata Kedung Maor banyak dikunjungi wisatawan lokal saat musim liburan sekolah. Wisatawan akan dibuat terkesima dengan keindahan air terjun yang bermuara ke danau kecil dengan dikelilingi batu yang membentuk stalagtit dan stalagmite itu. Uniknya air terjun yang bermuara ke danau ini akan berubah warna menjadi kehijau-hijauan.

Di lokasi Air Terjun Kedung Maor ini yang merupakan salah satu keajaiban koto bojonegoro khususnya kec. temayang, karena satu satunya aliran sungai yang cukup deras dan menghasilkan lubang yang cukup dalam akibat DAS aliran air itu, maka terbentuklah air terjun pada saat ini. Disini akan anda jumpai segala macam angrek, pohon jati, pohon jambu, ciplikan, p. singkong, p. jagung dll.

Bahkan segala macam tanaman obat-obatan. Ketika anda sampai di bibir air terjun (dari atas mksudnya) maka anda akan disuguhkan panorama keindahan seperti GREEN CANYON, Ikan dan gemericiknya air dari sumber dinding-dinding kedung maor itu sendiri (tak pernah mati meski musim kemarau).

Terlebih pada saat liburan panjang sejak hari Kamis (14/5/2015) lalu, volume pengunjung di air terjun Kedungmaor terus bertambah dari waktu liburan beberapa lalu. Salah satu juru parkir di air terjun  Kedungmaor, Basyir mengatakan sejak dipublikasikan di media sosial, pengunjung terus berdatangan di air sungai berwarna hijau dengan kombinasi batuan alam yang cantik.

Biasanya pemgunjung hanya kisaran angka 50-100, tetapi akhir-akhir ini pria bertopi tersebut menambahkan pengunjung bisa mencapai 100-150 per hari. Saat ini pengunjung yang datang tidak hanya dari kalangan remaja,
tak jarang kalangan keluarga juga berduyun-duyun datang ke sungai dengan air hijau yang disebut-sebut sebagai Green Canyon-nya Bojonegoro.

air terjun kedungmaor
“Apalagi sekarang ada proyek pembangunan Waduk Gongseng jalan menuju Kedungmaor sudah tidak seperti dulu lagi,” ujar Basyir.

Saat ini air terjun Kedungmaor tersebut sudah dikelola oleh pihak Kesatuan Pemangku Hutan (KPH) Bojonegoro, sebab air terjun Kedungmaor ini terletak didalam kawasan hutan Resor Pemangkuan Hutan (RPH) Tretes.
Tidak hanya berfoto bersama keluarga atau orang tercinta, beberapa pengunjung yang mempunyai nyali pun memanfaatkan kubangan cantik itu untuk berenang dengan terjun dari atas tebing bebatuan.

“Sebenarnya bukan pertama kali ke sini, tapi ini mumpung tidak hujan warna air akan jadi hijau cantik, kalau sudah hujan airnya keruh sekali,” ungkap salah satu pengunjung, Erliza (20).

Perempuan asal Kecamatan Padangan ini tidak jarang menyempatkan diri berkunjung di Green Canyon Bojonegoro ini, selain bisa dijadikan tempat untuk melepas penat, lokasi serta air terjunnya pun masih sangat alami dan belum tersentuh oleh siapapun.

“Semoga tidak ada yang mengotori Green Canyon-nya Bojonegoro ini, sayang sekali kalau sudah tidak terawat seperti Taman Meliwis Putih, ini aset kita jadi ayo kita jaga sama-sama,” harap perempuan berjilbab ini (Blokbojonegoro/bojonegoro.desa.id)

Kata Pencarian:

pesona wisata bojonegoro (1)

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *