Ekonomi Gresik

AKRA Akan Membangun Kawasan Industri 8 Triliun di Gresik

AKRA Akan Membangun Kawasan Industri 8 Triliun di Gresik. Jawa Timur terus diminati para pemilik  modal. Kali ini, PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) menggaet PT Pelindo III (Persero) untuk mengembangkan pelabuhan yang dipadu dengan kawasan industri di Manyar, Gresik. Proyek bernama Java Integreted Industrial and Ports Estate (JIIPE) ini diperkirakan menelan investasi sekitar Rp 7 triliun hingga Rp 8 triliun dalam pengembangan 10 tahun mendatang.

“Proyek ini akan kita launching bulan depan. Tahap pertama akan dibangun dermaga jetty sepanjang 600 meter dan kawasan industri dengan luas 700 hektare,” ujar Presiden Direktur (Presdir) AKRA, Haryanto Adikoesumo seusai RUPS Tahunan perseroan di Jakarta, kemarin (14/5).

Baca:  Proyek Jalan Tambak di Desa Segaran Gresik Diduga Terjadi Penyimpangan

Dalam pengembangan JIIPE, AKRA masuk lewat anak usahanya, PT Usaha Era Pratama Nusantara (UEPN). Komposisi pemegang saham masingmasing 60 persen untuk AKRA dan 40 persen Pelindo III untuk pengembangan kawasan industri.

Sementara untuk pengembangan dermaga pelabuhan, AKRA memegang porsi 40 persen dan Pelindo III sebesar 60 persen. Untuk memenuhi kebutuhan investasi pengembangan kawasan industri dan pelabuhan, kata Haryanto, berbagai skema pembiayaan telah disiapkan perseroan. “Selain equity dari AKR Corporindo dan Pelindo III sebagai pemilik proyek, pengembangan juga memanfaatkan penerbitan dana obligasi, dan pinjaman bank serta pembayaran pembelian kawasan industri yang dibangun,” imbuh Haryanto.

Dia mengungkapkan bahwa pendanaan tidak menjadi persoalan bagi perseroan. “Akhir tahun lalu kita telah menerbitkan obligasi senilai Rp 1,5 triliun. Saat ini juga tengah dilakukan pembicaraan dengan perbankan untuk mendukung pembiayaan proyek. Tapi belum bisa diungkapkan,” elaknya.

Baca:  Petani Gresik Merugi, Harus Panen Dini Akibat Banjir

Saat ini, katanya, pembangunan dermaga jetty sudah mulai dilakukan pararel dengan pengembangan kawasan industri. Dari total lahan seluas 900 hektare yang telah dibebaskan, sebesar 700 hektare untuk pengembangan kawasan industri. “Prospeknya sangat bagus untuk industri di sana,” katanya.

Pada bagian lain, dalam RUPS perseroan, pemegang saham AKRA menyetujui pembagian dividen sebesar tunai Rp 97,01 miliar atau senilai Rp 25 per saham. Sebelumnya, sekitar Desember 2012 lalu, manajemen juga telah membagikan dividen interim dengan total nilai Rp 154,06 miliar, setara dengan Rp 40 per lembar saham.

Baca:  Pengalihan Pasar Sidomoro Kepada Matahari Dipersoalkan DPRD Gresik

Jadi total dividen yang dibagikan oleh AKRA senilai Rp 251,07 miliar, atau setara Rp 65 per saham. Jumlah itu, sekitar 38,6 persen dari total laba bersih AKRA tahun 2012 yang sebesar Rp 649,31 miliar. (mna/opi/radarsby.com/jpnn)

Suarakan Pendapatmu

comments

Tags

Berita Gresik & Jawa Timur

Gresik.co merupakan media berbagi informasi untuk tumbuh bersama kesadaran politik, ekonomi, dan budaya masyarakat Gresik. Bagi para pelaku usaha kecil dan menengah ataupun komunitas bisa beriklan gratis tanpa biaya apapun. Silahkan buat review usaha anda sebanyak 200 kata atau lebih disertai foto dan alamat usaha lalu kirim ke pesan facebook kami

Related Articles

2 Comments

  1. I see you share interesting content here, you can earn some extra money,
    your blog has huge potential, for the monetizing method, just
    type in google – K2 advices how to monetize a website

  2. I read a lot of interesting posts here. Probably you spend a lot of
    time writing, i know how to save you a lot of time, there is an online tool that creates readable,
    SEO friendly posts in minutes, just type in google – laranitas free content source

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Matikan Adblocker untuk agar bisa membuka website dengan aman