Home » Gresik » Politik Gresik » Aksi Penolakan Renovasi Alun-alun Gresik Mulai Bermunculan
penolakan renovasi alun-alun gresik

Aksi Penolakan Renovasi Alun-alun Gresik Mulai Bermunculan

Aksi Penolakan Renovasi Alun-alun Gresik Mulai Bermunculan. Dikutip dari laman surya online, Proyek renovasi Alun-alun Gresik menuai penolakan meski sebelumnya sudah ada sosialisasi yang melibatkan dinas terkait, para tokoh agama, dan masyarakat.

Penolakan itu bermunculan di berbagai media, seperti media sosial, spanduk, dan forum-forum kecil.  Seperti spanduk yang dibuat Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda (PAC GP) Ansor Kecamatan Gresik bertuliskan : ‘PAC GP Ansor Kec. Gresik, Kita menolak segala Bangunan Apapun di Area Alon-alon Gresik’.

Termasuk Forum Peduli Gresik (FPG) yang terdiri para kyai sepuh di Kota Gresik juga membuat surat untuk audiensi dengan Bupati dan Ketua DPRD Gresik.

“Para kyai di forum peduli Gresik tidak ingin rame soal pembangunan Alun-alun. Akhirnya, kita yang membuat sepanduk penolakan itu,” kata Ahmad Fathoni, anggota FPG sekaligus ketua PAC GP Ansor Kecamatan Gresik, Senin (10/07/2017).

Terpisah, Ahmad Syafi Am Komisi I DPRD Gresik yang membidangi pembangunan mengatakan bahwa proses renovasi Alun-alun sudah sesuai tahapan. Mulai sosialisasi kepada Pedagang Kali Lima (PKL), tokoh agama (Tiga) dan tokoh masyarakat (Tomas).

“Kenapa keberatan itu tidak disampaikan saat sosialisasi. Seperti jembatan ke masjid Jami itu disampaikan keberatannya agar tidak ke masjid Jami. Akhirnya, gambarnya diubah,” kata Syafi, yang juga anggota Fraksi PKB.

Selain itu, Syafi menegaskan bahwa, renovasi Alun-alun Gresik merupakan visi misi Bupati dan Wakil Bupati Gresik terpilih, sehingga pelaksanaan renovasi itu sesuai janji Bupati dalam kampanyenya. “Bagus kan, visi misi nya diwujudkan. Kalau penghentian proyek renovasi Alun-alun itu menjadi kewenangan Bupati,” katanya. (tribunnews.com)

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *