Home » Nasional » Amin Rais Makin Kalap, Sebut Ahok Dajal dan Sontoloyo

Amin Rais Makin Kalap, Sebut Ahok Dajal dan Sontoloyo

Amin Rais  Makin Kalap, Sebut Ahok Dajal dan Sontoloyo. Sesepuh PAN, Amien Rais, melancarkan komentar ke Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dengan sebutan sontoloyo, dajjal, dewa ingusan, hingga sombong. Ahok lantas mengomentari balik Amien sebagai orang tua yang bakal kepayahan kalau disuruh jalan kaki dari Jakarta ke kota lain.

Sebagai partai dengan jumlah kursi terkecil di DKI Jakarta, PAN tidak mau hanya menjadi penonton di Pilkada 2017. Sikap tegas menolak petahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dinyatakan, setidaknya lewat Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais.

Sejak awal, Amien menyatakan bahwa PAN tidak akan mendukung Ahok di Pilgub DKI 2017 meski belum tahu secara pasti siapa calon yang akan diusung. Semakin mendekati pendaftaran, mantan Ketua MPR tersebut makin sering bersuara lantang di publik soal alasan mengapa warga DKI seharusnya tidak memilih Ahok.

Berawal saat Ahok menilai khotbah keagamaan yang pernah disampaikan Amien pada 12 September kemarin bernuansa politis. Ahok menyarankan agar Amien membaca imbauan MUI yang melarang khotbah bermuatan politis.

Baca:  Wasekejen Demokrat: Sandiaga Sempat Loby untuk Gulingkan Prabowo

Amien menilai Ahok tak paham dengan konteks khotbah yang dia sampaikan. Bagi Amien, khotbah yang dia sampaikan sesuai dengan konteks yang dia hadapi saat itu. Khotbahnya relevan dengan kenyataan dan Amien merasa perlu menyampaikan. Apalagi agama adalah mencakup segala hal, termasuk soal politik.

Di acara Mudzakarah Ulama dan Tokoh Nasional di Grand Sahid Jaya Hotel, Jakarta, Rabu (14/9) malam, Amien bicara A sampai Z soal kepentingan khotbahnya saat menjadi khatib salat Idul adha di Masjid Rumah Sakit Islam Sukapura, Jakarta Utara, Senin (12/9). Khotbah itu sebelumnya disebut Ahok bermuatan politis.

“Ya si Ahok itu belajar Islam yang benar ya, kan nggak tahu Agama Islam, enggak tahu apa-apa dia Islam itu agama yang kaffah, Islam itu bicara soal keadilan, soal kesehatan, soal pendidikan, soal akhlak, soal politik dan lain-lain ya. Jadi seorang khatib tentu melihat hal-hal yang relevan,” kata Ketua Dewan Kehormatan PAN ini.

“Ya karena rakyat Jakarta mau Pilkada makanya saya sisipkan satu paragraf hati-hati, itu bukan memperalat khotbah, bukan. Kalau misalnya saya di daerah yang dimana akhlaknya amburadul, saya bicara tentang moral, kalau saya bicara tentang kemiskinan Islam itu tidak membicarakan kemiskinan, sehingga saya akan berbicara bagaimana cara-cara kesejahteraan rakyat,” imbuhnya.

Baca:  Berikut Daftar Mi Instan Mengandung Babi Versi BPOM

Amien pun lantas melontarkan sindiran tajam ke Ahok. “Kalau saya bicara di depan akademisi, ya pentingnya ilmu pengetahuan, jadi saya kira si Ahok itu memang sontoloyo, dia enggak tahu agama dia,” kata Amien.

Serangan berikutnya disampaikan saat Amien menghadiri Rapat Akbar Forum RT RW “Memilih Pemimpin Santun dan Pro Rakyat” yang digelar di Jalan Yos Sudarso, Tanjung Priok Lorong 104, Koja, Jakarta Utara, Minggu (18/9/2016). Ada ratusan masyarakat yang berkumpul di lokasi ini.

“Sangat berbahaya kalau kita sampai digubernuri (dipimpin) sama gubernur yang tidak peduli dengan rakyat kecil, dan sombongnya setinggi langit. Jadi insya Allah kita lawan satu ‘Dajjal’ itu karena dia akan menjual kepada kepentingan asing,” kata Amien Rais.

Baca:  Ssstt, Ratna Sarumpaet dan Amin Rais Ternyata Menyimpan Getaran yang Sama

Amien mewanti-wanti jangan sampai Jakarta dijual ke pihak asing. Menurutnya, rasa nasionalisme harus dipertahankan.

“Jangan pernah kita gadaikan agama kita, martabat dan harga diri kita, jangan sampai kita gadai rasa nasional kita, karena kalau kalau ibu kota sudah diual oleh ke luar negeri, maka Insya Allah negara kita juga akan menyusul. Kita lawan orang yang keropos imannya, Insya Allah kita berdoa kepada Allah. Tokoh apapun mesti Insya Allah lebih baik dari itu,” imbuh Amien.

“Enggak usah komentari, orang tua. Nanti kalau dia disuruh jalan ke Monas saja bisa pingsan. Apalagi jalan ke Solo. Ya enggak? Enggak enak kan,” kata Ahok di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Senin (19/9/2016).

Ahok mengaku tak marah dengan perkataan Amien. Dia memaklumi saja soalnya Amien sudah tergolong orang tua.

“Enggak apa-apa lah, namanya juga orang tua,” kata Ahok saat ditanyai usai upacara di Lapangan IRTI Monas.

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *