Home » Gresik » AMM Gresik Mendesak Kasus Mahasiswa Tenggelam Diusut Tuntas
amm gresik

AMM Gresik Mendesak Kasus Mahasiswa Tenggelam Diusut Tuntas

amm gresikAMM Gresik Mendesak Kasus Mahasiswa Tenggelam Diusut Tuntas. Ratusan mahasiswa maupun pelajar yang nengatasnamakan Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM Gresik) melakukan unjukrasa, Senin (04/11). Aksi tersebut sebagai solidaritas meninggalnya 3 mahasiswa yang tenggelam akibat perahu maut yang karam saat Aksi Baksos Kepemudaan Disbudparpora Gresik akhir pekan lalu.

Mereka menuntut pertanggungjawaban dan pengusutan secara tuntas. Selain itu, mereka menuntut Kadis Budparpora Siswadi Aprilianto dicopot dari jabatannya. Aksi yang diikuti PMII, IMM hingga IPM berangkat dari Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) dengan mengendarai motor melakukan aksi ke Kantor Bupati Gresik.

Selain massa melakukan orasi, juga membeber spanduk bertuliskan; Angkatan Muda Muhammadiyah Gresik Berduka Cita Atas Meninggalnya Abdul Aziz Ketua PC IMM Gresik dan Arif Hidayatullah Alfahmi kader IMM UMG Dalam Acara Hari Baksos Kepemudaan Disbudparpora, Perjuangan Kalian Belum Berakhir.

Baca:  PT. Panalux Multitop Terancam Ditutup Pemkab Gresik

Massa juga menyebarkan kronologi kejadian hasil investigasi Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Kabupaten Gresik. Sebab, massa merasa sakit hati dengan pernyataan Kadis Budpatpora Siswadi Aprilianto yang seolah lempar tanggungjawab dengan mengklaim kegiatan menanam mangrove ke sisi utara Bengawan Solo disebut sebagai kegiatan di luar acara resmi. Setelah melakukan orasi, perwakilan ditemui Wabup Moh Qosim. Namun, massa yang tidak puas melanjutkan aksi ke Mapolres Gresik dan diarahkan ke DPRD Gresik.

Perwakilan Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Gresik dalam unjukrasa di gedung dewan, beberapa perwakilan ditemui oleh Wakil Ketua DPRD, Susianto, beserta anggota dewan dari F-PAN dan Kasat Reskrim Polres Gresik, AKP Ayub Diponegoro Azhar di ruang rapat pimpinan, Senin (04/11)

Baca:  12 Calon Jamaah Haji Gresik Gagal Berangkat

Dalam kesempatan iti, Fakih Usman menjanjikan akan membongkar dari sisi politis dengan memeriksa RKA dan DPA. Sebab, kegiatan menanam mangrove menggunakan APBD Gresik. “Kami akan memeriksa anggaran dan notulen, supaya dapat diketahui kegaiatan itu murni terjadwal,” katanya.

Selain itu, Komisi D juga memiliki agenda untuk melakukan hearing dengan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait. Dalam pertemuan tersebut, perwakilan mahasiswa yang selamat dalam tragedi perahu maut mengaku kejadian masih dalam rangkaian kegiatan. Selain itu, acara memang dipersiapkan penanaman ke sisi Utara. Terbukti peserta diberi pakaian ganti berupa seragam kegiatan.

Selain itu, perwakilan AMM Gresik mengaku memeiliki bukti berupa video kegiatan sebelum petaka yang merenggut 3 mahasiswa. Untuk itu, polisi diminta menuntaskan dari sisi hukum. Sedangkan dewan diminta mengawalnya agar keadilan ditegakkan.
“Kami akan mengawalnya,”tegas Susianto.

Baca:  Polres Gresik Ajak Mudik Budhal Awal

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Gresik AKP Ayub Doponegoro Azhar mengungkapkan,bahwa, pihaknya sudah memeriksa tiga orang saksi. Pertama Edi Purnomo selaku juru mudi, Zubaidi dari Koordinator EH dan Junaidi dari aktivis pecinta lingkunga “Kita juga minta mahasiswa yang selamat untuk kooperatif memberikan kesaksian dan keterangan,”pintanya.

Disamping itu, Polres Gresik sangat mendukung apabila AMM Kabupaten Gresik membentuk tim investigasi yang akan membantu penyidikan. “Kita sangat open dan sangat transparan,”janjinya. Sedangkan Perwakilan dari Pengurus Daerah Muhammadiyah (PDM) Gresik, M. Nizam meminta agar Kadisbuparpora Gresik, Siswadi Aprilianto dicopot dari jabatannya. (gresiksatu)

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *