Home » Uncategorized » Awak Bus Terminal Oso Wilangun Ancam Mogok Sampai Lusa
demo bis wilangun
centroone.com

Awak Bus Terminal Oso Wilangun Ancam Mogok Sampai Lusa

demo bis wilangun
centroone.com

Awak Bus Terminal Oso Wilangun Ancam Mogok Sampai Lusa. Sekretaris Paguyupan Pekerja Terminal Oso Wilangun Supari mengatakan sejak Minggu (3/3) malam hingga Senin (4/3) ini bus pantura mogok selama tuntutan agar bus AntarKota Antarprovinsi (AKAP) jurusan panturan (Surabaya-Semarang) dikembalikan trayeknya dari Terminal Purabaya ke Terminal Oso Wilangun tidak diindahkan.

“Kami tetap akan menggelar demontrasi sampai kapanpun. Bahkan rencannya besok atau lusa depan akan mengerahkan massa dengan jumlah banyak,” katanya. Menurut dia, pertemuan antara pekerja Terminal Oso Wilangun yang terdiri dari awak sopir dan pedagang dengan pihak Pemkot Surabaya pada Senin ini tidak membuahkan hasil atau keputusan apapun.

“Kami minta Kepala Dinas Perhubungan diganti saja, karena tidak bisa menyelesaikan persoalan ini. Sehingga kasus ini menjadi berlarut-larut,” katanya. Supari juga mengatakan, mogoknya awak bus AKPD dan bus kota itu sebagai bentuk pelampiasan dan kekesalan yang mereka alamia. Sebab, dalam dengar pendapat beberapa hari lalu antara komisi C DPRD Surabaya, Dishub Jatim, Dishub Surabaya, DPRD Surabaya, Organda Surabaya dan awak bus kota disepakati pada 28 Februari semua jurusan pantura masuk TOW, sebagai tindak lanjut putusan 1 Mei 2012 lalu.

Baca:  Hasil Pengumuman CPNS Jatim 2013 Diumumkan Rabu

Namun, kesepakatan itu mentah lagi dan tak satu pun bus pantura, khusunya yang AKAP pantura. “Sebenarnya, kami siap melaksanakan keputusan rapat dengan pendapat tersebut. Namun, Dishub Jatim dan kota tidak tegas dan tidak memerintahkan bus AKAP Pantura kembali ke TOW,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Dishub Surabaya Dedik Irianto mengatakan, pihaknya masih belum bersikap soal ini. Utamanya terkait dengan adanya trayek yang membuat bus AKAP dan AKDP pantura yang bisa masuk Purabaya. ”Kami belum bisa bertindak banyak sebab, trayek tersebut justru membuat kami menjadi pihak yang salah, jika mencegah bus AKAP dan AKDP Pantura masuk ke Purabaya, karena izin trayeknya dua,” katanya.

Baca:  Percuri Motor Diamuk Masa

Informasinya, katanya, permasalahan Terminal Oso Wilangun diawali dengan surat dirjen perhubungan yang menyatakan 264 bus AKAP dan AKDP yang melewati Pantura untuk mengambil penumpang hanya di Terminal Oso Wilangun.  Kebijakan itu agar memecah kepadatan penumpang di Terminal Purabaya. Namun, terjadi penolakan dari pengemudi bus AKAP dan AKDP Pantura karena mereka memiliki dua izin trayek, yakni bisa masuk Purabaya atau Terminal Oso Wilangun. (sumber:antarajatim/Abdul Hakim)

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *