Home » Gresik » Banyak ABG Gresik yang Hamil Mengajukan Nikah Dini
foto abg hamil

Banyak ABG Gresik yang Hamil Mengajukan Nikah Dini

Banyak ABG Gresik yang Hamil Mengajukan Nikah Dini. Pengadilan Agama Gresik, Jawa Timur, menyatakan, di wilayahnya banyak remaja yang mengajukan pernikahan dini lantaran hamil sebelum menikah.

foto abg hamil

“Ketika kami tanya, memang rata-rata pemohon surat izin nikah di bawah umur itu hamil duluan. Di mana kejadian itu banyak terjadi di daerah pedesaan, ketika orangtuanya sedang pergi ke sawah,” jelas Istiqomi SH, pimpinan panitera muda Pengadilan Agama Gresik, Rabu (31/8/2016).

“Dan, memang dari kebanyakan pemohon nikah usia di bawah umur itu banyak yang dari pedesaan ketimbang warga yang tinggal di Kota Gresik sendiri,” sambungnya sebagaimana dikutip dari laman Kompas.com.

Menurut data yang tercatat di Pengadilan Agama Gresik, selama rentang Bulan Januari 2016, terdapat 13 pemohon izin menikah di bawah umur. Lalu Februari tiga pemohon, Maret lima pemohon, April tujuh pemohon, Juni sembilan pemohon, dan Juli 2016 sebanyak lima pemohon.

Baca:  Kejari Gresik Menghentikan Penyelidikan Korupsi DAK

“Khusus pada Bulan Mei saja yang tidak ada pemohon, sementara untuk bulan sekarang (Agustus) data pemohon belum bisa kami total, karena masih berlangsung,” jelasnya.

Menurut Istiqomi, ada pula pernikahan dini karena dijodohkan orangtua. Namun jumlahnya tidak banyak.

“Tapi jumlah pemohon pernikahan usia dini yang dinikahkan karena perjodohan, itu jumlahnya tidak sebanyak yang hamil duluan, meski tetap saja ada,” papar Istiqomi.

Dia mengimbau kepada para orangtua untuk selalu memperhatikan tingkah laku anak-anaknya.

Sementara itu, budayawan yang juga pengamat sosial Gresik, Krisaji AW menuturkan, fenomena kawin muda di Gresik bergeser ke pedesaan. Sebelumnya, fenomena itu banyak terjadi di perkotaan lantaran pergaulan bebas, namun sekarang justru banyak terjadi di wilayah pedesaan.

Baca:  Kena Rayuan Gombal, ABG di Gresik Disetubuhi Pria Beristri

“Tidak menuntup kemungkinan, hal itu juga terjadi di kabupaten-kabupaten lain. Sebab medsos kini tidak hanya menjadi tren di perkotaan saja, tapi anak-anak yang ada di desa juga rata-rata sudah punya hp android. Sehingga begitu tahu rumahnya kosong, maka dilakukanlah hal begituan,” tutur Krisaji.

Krisaji berharap para orangtua, terutama di pedesaan, untuk selalu mengawasi kegiatan anak-anaknya.

 

Source: Kompas.com | Hamzah Arfah

Kata Pencarian:

Abg gresik (3)

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *