Uncategorized

Bawang Putih Impor di Jatim Mulai Dilepas dengan Harga Rp. 15.000/Kg

bawang putih jatim
foto:kabarbisnis.com

Bawang Putih Impor di Jatim Mulai Dilepas dengan Harga Rp. 15.000/Kg. Data Badan Karantina menyebutkan, saat ini terdapat 531 kontainer yang ada di Tanjung Perak. Ada sekitar 170 kontainer yang masih dididentifikasi. Sekitar 120-130 kontainer memiliki RIPH dan SPI. Sisanya, sebanyak 40 kontainer tidak mengikuti peraturan dokumen. Para importir sepakat akan melepas stok harga bawang putih di tingkat distributor seharga Rp 15 ribu per kilogram (kg).

Gita Wirjawan Menteri Perdagangan mengatakan, bawang putih yang dijual ini berasal dari kontainer-kontainer yang dibebaskan setelah tertahan beberapa hari di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.

Menteri Perdagangan memberikan catatan kontainer yang dibebaskan ini merupakan kontainer yang memenuhi syarat. Kontainer itu, kata dia, memiliki dokumen rekomendasi impor produk hortikultura (RIPH) dan surat persetujuan impor (SPI). Sebagai gambaran, mekanisme penjualan bawang berasal dari importir-distributor-pedagang besar-pedagang kecil.

Baca:  Gus Ipul Janjikan Jembatan Sebagai Pengganti Perahu Tambang di Gresik

Sebanyak 332 kontainer dari total 531 kontainer yang tertahan di Tanjung Perak sudah teridentifikasi berisi bawang putih dan memenuhi syarat impor. Kontainer ini berisi 9.000-10.000 ton bawang putih. Sebanyak 39 dari 332 kontainer yang tertahan ini sudah mulai dilepas Jumat, pekan lalu.

Sisanya, akan dilepas secara bertahap. Kontainer yang dilepas ini tetap akan melalui pemeriksaan di balai karantina untuk pengecekan kualitas. “Kita sudah berkomunikasi dengan pelaku usaha terkait, yang telah memenuhi syarat, mereka sepakat melepas bawang putih ke distributor di harga Rp 15.000 per kilogram. Ini sangat membantu menurunkan harga bawang putih yang meningkat siginifikan,” ujar Gita, Senin (18/3/2013).

Baca:  Masjid Bintang Polres Gresik Memukau Polda Jatim

Menurut Gita, pelepasan kontainer ini akan bisa menurunkan harga bawang sekitar 5-15%. Ia sudah melihat penurunan harga bawang putih setelah dilepaskan pekan lalu. Di pasar Palmerah Jakarta, harga bawang putih turun Rp 5.000 per kg. Harga bawang turun menjadi Rp 65.000 ribu per kg, dari harga sebelumnya Rp 70.000 per kg.

Kontainer-kontainer yang tidak memiliki dokumen lengka akan ditindak. Gita memberikan tiga alternatif yaitu pengembalian ke negara asal, dimusnahkan atau dilelang. Namun, saat ini penurunan harga bawang yang melambung tinggi menjadi prioritas untuk diturunkan. Opsi ini akan dipresentasikan di hadapan menteri koordinator perekonomian. (KBC/ edtr:abah laduni)

Berita Gresik & Jawa Timur

Gresik.co merupakan media berbagi informasi untuk tumbuh bersama kesadaran politik, ekonomi, dan budaya masyarakat Gresik. Bagi para pelaku usaha kecil dan menengah ataupun komunitas bisa beriklan gratis tanpa biaya apapun. Silahkan buat review usaha anda sebanyak 200 kata atau lebih disertai foto dan alamat usaha lalu kirim ke pesan facebook kami

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button

Adblock Detected

Matikan Adblocker untuk agar bisa membuka website dengan aman